SUKABUMI – Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) terus mengasah kemampuan personelnya. Langkah itu dilakukan untuk mengantisipasi potensi kebakaran di wilayah tersebut.
Seperti yang dilakukan pelatihan dan simulasi penanganan kebakarandi Lapang Cangehgar Palabuhanratu, Senin (2/2).
Sebanyak 18 personel Damkar dari Grup A dan Grup B Posko Palabuhanratu mengikuti pelatihan tersebut. Kegiatan ini dirancang untuk memperkuat kemampuan personel dalam merespons laporan kebakaran secara cepat, tepat, dan terukur.
Baca Juga:Komitmen Wujudkan Pembangunan Sosial Inklusif dan BerkelanjutanDPRD Sebut Pemkot 'Lemah' Dukung Pelaku Ekraf
Kepala Bidang Pemadaman DPKP Kabupaten Sukabumi, Erwin Adam Ridwan, menjelaskan bahwa pelatihan ini menjadi bagian dari evaluasi kesiapan anggota di lapangan, khususnya dalam menghadapi situasi darurat kebakaran. “Kami ingin memastikan setiap personel memahami prosedur penanganan kebakaran, mulai dari menerima laporan hingga pelaksanaan pemadaman di lokasi kejadian,” kata Erwin.
Dalam pelatihan tersebut, personel mendapatkan pembekalan menyeluruh, baik secara fisik maupun teknis. Materi yang diberikan meliputi response time, teknik pemadaman api, penggunaan alat pelindung diri (APD), teknik gelar dan gulung selang, hingga strategi penyemprotan air pada titik api secara efektif.
Menurut Erwin, kecepatan dan ketepatan tindakan menjadi kunci utama dalam meminimalkan dampak kebakaran terhadap masyarakat. Sementara itu, Kepala Bidang Penyelamatan DPKP Kabupaten Sukabumi, Hendra Setiawan, menekankan bahwa kemampuan penyelamatan korban juga menjadi perhatian utama dalam setiap pelatihan.
“Petugas tidak hanya dituntut mampu memadamkan api, tetapi juga harus sigap dalam mengevakuasi dan menyelamatkan warga yang terdampak kebakaran,” ujarnya. (ndi)
