LWDB Sepakat Kerja Sama dengan NasDem Gorontalo

Istimewa
DOK/LWDB SEPAKAT: Lembaga Wakaf Doa Bangsa (LWDB) Kota Sukabumi menjalin kerja sama dengan NasDem Gorontalo pada program Wakaf Dana Abadi NasDem Gorontalo.
0 Komentar

SUKABUMI – Lembaga Wakaf Doa Bangsa (LWDB) resmi menjalin kerja sama dengan NasDem Gorontalo dalam program Wakaf Dana Abadi NasDem Gorontalo. Penandatanganan kerja sama tersebut berlangsung di Gedung LWDB Group, Jalan RE Martadinata, Kecamatan Cikole, Kota Sukabumi, Minggu (12/4).

Kerja sama ini menjadi langkah strategis dalam mendorong pembangunan berbasis wakaf produktif sekaligus memperkuat sinergi antara lembaga wakaf dan pemangku kepentingan daerah.

Sejumlah tokoh hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya Wakil Ketua DPRD Provinsi Gorontalo Ridwan Monoarfa, mantan Wali Kota Gorontalo Marten Taha, Ketua DPRD Gorontalo Utara periode 2019–2024 Roni Imran, Ketua Fraksi NasDem DPRD Bone Bolango Rakhmatiyah Deu, Bendahara DPW NasDem Gorontalo Yasin Yusuf dan Joice Tahir, Direktur Utama LWDB Tuswahid, praktisi wakaf nasional Ayep Zaki, akademisi Agustinus Moruk Taek, serta Ketua Umum YPPDB Abdul Hamid.

Baca Juga:ASN di Lingkungan Pemkab Sukabumi Ikuti Pengajian Majelis Ta'limLakalantas di Pesisir Ujunggenteng, Libatkan Dua Motor dan Satu Orang Tewas

Program Dana Abadi NasDem Gorontalo dirancang sebagai inisiatif wakaf produktif yang mengacu pada Undang-Undang Nomor 41 Tahun 2004 tentang Wakaf serta Peraturan Pemerintah Nomor 42 Tahun 2006. Dana yang dihimpun akan dikelola secara profesional, transparan, dan sesuai prinsip syariah, dengan menjaga nilai pokok dan menyalurkan hasilnya untuk kepentingan masyarakat.

Direktur Utama LWDB, Tuswahid, mengatakan kerja sama ini tidak hanya berfokus pada penghimpunan dana, tetapi juga membangun ekosistem kebaikan yang berkelanjutan.

“Kami mengucapkan terima kasih atas kepercayaan masyarakat, khususnya komunitas NasDem Gorontalo. Program ini bukan hanya tentang dana, tetapi membangun ekosistem kebaikan yang manfaatnya bisa dirasakan masyarakat luas, baik saat ini maupun di masa depan,” ujarnya.

Ruang lingkup kerja sama meliputi pertukaran data dan informasi, sosialisasi program, serta penyaluran manfaat bagi masyarakat Gorontalo. Pemanfaatan dana difokuskan pada sektor pendidikan melalui beasiswa, layanan kesehatan, pemberdayaan ekonomi berbasis UMKM, serta program sosial kebangsaan lainnya.

Wakil Ketua DPRD Provinsi Gorontalo, Ridwan Monoarfa, menilai program ini sebagai langkah strategis dalam memperkuat ekonomi masyarakat berbasis keberlanjutan.

“Wakaf produktif memiliki potensi besar menjadi solusi nyata dalam pembangunan daerah. Selain memberikan manfaat sosial, juga berdampak pada penguatan aset dan ekonomi,” katanya.

0 Komentar