Warga Sukaraja Diduga Curi Perlengkapan Masjid

Istimewa
IST/CCTV DIAMANKAN: Seorang lelaki diamankan warga karena diduga mencuri perlengkapan di Masjid Al Muhajirin Prana Kecamatan Cikole Kota Sukabumi.
0 Komentar

SUKARAJA – Seorang pria berinisial RS (35), warga Kecamatan Sukaraja Kabupaten Sukabumi, diamankan warga usai melakukan aksi pencurian di Masjid Al Muhajirin Prana Kecamatan Cikole Kota Sukabumi, Minggu (10/5) pagi. Pelaku kemudian diserahkan kepada aparat kepolisian untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Ketua DKM Masjid Al Muhajirin Prana, Jalaludin Firmansyah, mengatakan pelaku sebelumnya telah lama dicurigai sebagai pelaku pencurian perlengkapan masjid yang kerap terjadi selama hampir satu tahun terakhir. Menurut Jalaludin, pengurus masjid mulai menyadari adanya kehilangan sejumlah barang inventaris ketika perlengkapan untuk kegiatan pengajian dan barang milik jemaah tidak ditemukan. “Awalnya kami mengetahui ada barang-barang inventaris masjid yang hilang saat dipakai untuk kegiatan pengajian. Ada juga barang milik jemaah seperti sleeping bag dan matras untuk itikaf yang hilang,” ujar Jalaludin kepada wartawan, kemarin (11/5).

Kecurigaan pengurus semakin menguat setelah dilakukan pengecekan rekaman kamera pengawas atau CCTV di area masjid. Dari rekaman tersebut, pelaku diketahui masuk ke lingkungan masjid pada 27 April 2026 sekitar pukul 06.30 WIB melalui bagian belakang bangunan.

Baca Juga:Dua Siswa SMK Pertanian Dibacok Pelajar Lain di CibadakKecamatan Waluran Juara Umun MTQ Tingkat Kabupaten Sukabumi

Pelaku kemudian masuk ke toilet masjid dan berada di dalam sekitar 15 hingga 20 menit sebelum menuju gudang penyimpanan barang. “Setelah keluar dari WC, dia melihat situasi lalu masuk ke gudang dan mengambil barang-barang inventaris masjid serta barang milik jemaah,” katanya.

Rekaman CCTV itu selanjutnya disebarluaskan kepada warga sekitar untuk membantu proses identifikasi pelaku. Upaya tersebut akhirnya membuahkan hasil ketika RS kembali datang ke masjid pada Ahad pagi sekitar pukul 08.00 WIB dengan modus yang sama.

Mengetahui keberadaan pelaku, pengurus masjid bersama warga dan Ketua RT setempat langsung melakukan pengawasan di sekitar lokasi. “Kami bersama Pak RT dan warga mengepung lokasi. Saat keluar dan tidak menemukan barang apa pun, pelaku langsung diamankan,” ujar Jalaludin.

Dari hasil interogasi awal oleh warga dan pengurus masjid, RS mengaku telah beberapa kali melakukan pencurian di lokasi tersebut. Pelaku disebut pernah mengambil timbangan digital, golok, pisau untuk keperluan kurban, hingga berbagai perlengkapan masjid lainnya sejak Idul adha tahun lalu. “Dia mengaku barang-barang itu dijual. Bahkan gudang yang sebelumnya sudah digembok juga sempat dibongkar,” katanya.

0 Komentar