SUKABUMI – Upaya Pemerintah Kota Sukabumi mempercantik wajah kota melalui penataan infrastruktur kembali mendapat apresiasi dari masyarakat. Salah satunya melalui pekerjaan rehabilitasi pedestrian di Jalan Bhayangkara, Kecamatan Gunungpuyuh, yang saat ini tengah berlangsung dan mulai memperlihatkan perubahan signifikan pada kawasan tersebut.
Pembangunan jalur pedestrian itu menjadi bagian dari program penataan ruang publik yang tidak hanya bertujuan meningkatkan fungsi fasilitas pejalan kaki, tetapi juga memperkuat estetika kawasan perkotaan. Dengan konsep yang lebih modern dan nyaman, koridor Jalan Bhayangkara diproyeksikan menjadi salah satu etalase Kota Sukabumi yang representatif.
Berdasarkan informasi pada papan proyek, pekerjaan rehabilitasi pedestrian tersebut menelan anggaran sebesar Rp2.446.929.244. Proyek dikerjakan oleh CV Tegar dengan masa pelaksanaan selama 90 hari kalender yang dimulai sejak 19 Mei 2026.
Baca Juga:PLN UP3 Sukabumi Perkuat Sinergi dengan Kodim 0607/Sukabumi untuk Dukung Pelayanan dan Kemajuan DaerahGen Z Dominasi Kota Sukabumi, Disdukcapil Dorong Perekaman KTP Elektronik Sejak Usia 17 Tahun
Meski proses pembangunan belum rampung, hasil pekerjaan yang mulai terlihat di lapangan mendapat tanggapan positif dari masyarakat. Salah satunya disampaikan Riska Andini (26), warga setempat yang hampir setiap hari melintasi kawasan tersebut.
Menurutnya, penataan pedestrian membuat lingkungan sekitar menjadi lebih rapi, bersih, dan menarik dibandingkan sebelumnya. Ia mengaku bangga melihat kawasan tempat tinggalnya kini tampil lebih baik.
“Saya merasa bangga melihat lingkungan tempat tinggal saya sekarang semakin cantik. Dengan adanya perbaikan pedestrian ini, kawasan Jalan Bhayangkara terlihat lebih tertata dan enak dipandang. Mudah-mudahan setelah selesai nanti bisa membuat masyarakat semakin nyaman saat berjalan kaki,” ujar Riska, kemari (21/6).
Pendapat serupa disampaikan Dedi Setiawan (34), warga Gunungpuyuh. Ia menilai pembangunan pedestrian tidak hanya berdampak pada keindahan kota, tetapi juga dapat meningkatkan kenyamanan masyarakat yang beraktivitas di kawasan tersebut.
Menurut Dedi, selama ini fasilitas pejalan kaki di sejumlah titik masih membutuhkan penataan agar lebih aman dan nyaman digunakan. Karena itu, ia berharap revitalisasi yang sedang dilakukan dapat benar-benar memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat.
“Kalau melihat hasil yang sudah mulai terlihat, saya optimistis kawasan ini akan menjadi lebih baik. Harapan saya, pedestrian ini bukan hanya mempercantik kota, tetapi juga benar-benar dimanfaatkan masyarakat untuk berjalan kaki dengan aman dan nyaman. Semoga fasilitas yang dibangun bisa dijaga bersama agar manfaatnya dirasakan dalam jangka panjang,” katanya.
