CITAMIANG – Kecamatan Cibeureum merupakan salah satu daerah rawan kekeringan di Kota Sukabumi. Lahan persawahan di wilayah itu diwaspadai berpotensi rawan mengalami gagal panen karena berkurangnya pasokan air.
Tim Satgas Penanggulangan Bencana BPBD Kota Sukabumi memonitoring titik lahan pertanian di wilayah tersebut. Langkah tersebut merupakan upaya antisipatif menghadapi dampak kekeringan.
Kepala Pelaksana BPBD Kota Sukabumi, Yoseph Sabaruddin, mengatakan Tim Satgas Penanganan Bencana telah ditugasi meninjau area pertanian di Kecamatan Cibeureum. Lahan pertanian, khususnya sawah, di wilayah tersebut relatif cukup luas.
Baca Juga:Bupati dan Kapolres Sukabumi Kota Resmikan Jembatan Prima JantakeRumah Panggung di Palabuhanratu Terbakar, Satu Orang Meninggal Dunia
“Tim Satgas Penanggulangan Bencana bergerak cepat meninjau dan mengecek ke sejumlah lokasi rawan kekeringan, terutama di Kecamatan Cibeureum,” kata Yoseph dikutip dari akun resmi BPBD Kota Sukabumi, kemarin (5/7).
Wilayah yang sudah ditinjau dan dicek antara lain berada di Jalan Selaater RW 01 dan Kampung Sudajaya RW 04 di Kelurahan Cibeureum Hilir. Di lokasi, tim memetakan potensi risiko kekeringan pada lahan pertanian. “Pengecekan dan peninjauan ini dilakukan untuk memetakan potensi risiko kekeringan pada lahan pertanian,” jelasnya.
Pada kesempatan itu tim juga sekaligus berkoordinasi dengan warga setempat serta para petani. Personel BPBD mengimbau masyarakat bisa menjaga ketersediaan air. “Sehingga dampak kekeringan bisa diminimalkan,” pungkasnya. (mg5)
