CIAMBAR -Seorang anak meninggal dunia akibat terjatuh dan terbawa arus sungai Cicatih di Kecamatan Ciambar, Kabupaten Sukabumi.
Diketahui korban bernama Fadlan Alparizi (5), warga Kampung Babakan Gobang, Desa Cibunarjaya. Sebelumnya korban dilaporkan hilang setelah bermain bersama teman-temannya di area mushola yang berada dekat bantaran sungai.
Setelah melalukan pencaharian dan menyusuri sungai, Tim SAR gabungan akhirnya menemukan korban dalam kondisi meninggal dunia di aliran Kali Cicatih, Sabtu (4/7/2026).
Baca Juga:Bupati dan Kapolres Sukabumi Kota Resmikan Jembatan Prima JantakeRumah Panggung di Palabuhanratu Terbakar, Satu Orang Meninggal Dunia
Berdasarkan keterangan saksi, korban sempat terlihat berlari ke arah belakang mushola yang langsung berbatasan dengan Kali Cicatih. Setelah itu, korban tidak lagi terlihat dan tidak kembali ke rumah, sehingga memicu kekhawatiran keluarga.
Warga bersama keluarga sempat melakukan pencarian secara mandiri, namun hasilnya belum membuahkan hasil. Peristiwa tersebut kemudian dilaporkan kepada Basarnas untuk penanganan lebih lanjut. Menerima laporan tersebut, tim SAR gabungan yang terdiri dari berbagai unsur langsung melakukan operasi pencarian.
Proses pencarian dilakukan dengan membagi tim ke dalam beberapa sektor, mulai dari penyisiran darat sepanjang bantaran sungai hingga penggunaan teknologi seperti drone dan alat pendeteksi bawah air.
Kepala Kantor SAR Jakarta, Desiana Kartika Bahari, menjelaskan bahwa pencarian dilakukan secara terpadu agar hasilnya maksimal. Ia menyebutkan bahwa metode yang digunakan meliputi penyisiran darat, pemantauan udara menggunakan drone, serta deteksi bawah permukaan air menggunakan Aqua Eye.
Pencarian dilakukan dengan membagi beberapa SRU menggunakan metode penyisiran darat, pemantauan udara menggunakan drone, serta deteksi bawah permukaan air menggunakan Aqua Eye agar proses pencarian dapat dilakukan secara optimal,” ujarnya.
Korban akhirnya ditemukan pada Sabtu sekitar pukul 13.32 WIB setelah seorang pemancing melaporkan melihat sosok tubuh di aliran sungai. Tim SAR kemudian menuju lokasi dan mengevakuasi korban yang ditemukan sekitar 500 meter dari titik awal kejadian dalam posisi terlungkup.
Selanjutnya, jenazah korban dibawa ke rumah duka dan diserahkan kepada pihak keluarga.
Baca Juga:Ribuan Warga Padati Kampung Adat untuk Menyaksikan Seren TaunHadapi Pemilu, Kader Golkar Kota Sukabumi jadi Sekretaris Pemenangan
Operasi pencarian melibatkan berbagai unsur, di antaranya Pos SAR Sukabumi, Polsek Nagrak, Polsek Parungkuda, Koramil Nagrak, Tagana, Pramuka Peduli Kabupaten Sukabumi, Damkar Parungkuda, IEA Sukabumi, CIC, Satpol PP Ciambar, pemerintah desa setempat, serta sejumlah relawan dan masyarakat.
