JL BAKSIR – Pemerintah Kota Sukabumi mulai mempersiapkan pelaksanaan proyek perbaikan Jalan Prana, Kecamatan Cikole, setelah tercapai kesepakatan dengan warga mengenai tahapan pekerjaan melalui forum sosialisasi yang digelar Jumat (17/7) sore. Proyek senilai Rp2,17 miliar tersebut akan menggunakan konstruksi beton sepanjang 665 meter sebagai upaya meningkatkan kualitas infrastruktur sekaligus mendukung kelancaran arus lalu lintas di kawasan tersebut.
Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kota Sukabumi, Henry Yoswara, menjelaskan pekerjaan akan dimulai dari kawasan Jalan Siliwangi hingga titik akhir STA 665 meter. Jalan akan dibangun menggunakan konstruksi beton dengan ketebalan beton utama 20 centimeter dan lapisan beton dasar setebal 5 centimeter agar memiliki daya tahan yang lebih baik dibandingkan perkerasan sebelumnya.
Menurut Henry, pelaksanaan proyek dilakukan secara bertahap dengan metode yang telah disepakati bersama warga agar dampak terhadap aktivitas masyarakat dapat diminimalkan. “Alhamdulillah hari ini sudah ada kesepakatan dengan warga Perumahan Prana mengenai proses awal kegiatan. Metode pengerjaan dibuat sedemikian rupa supaya tidak ada warga yang terganggu dalam waktu lama,” ujarnya.
Baca Juga:Pemkot Sukabumi Tetapkan Status Siaga Kekeringan, PMI Siapkan Tangki Air BersihTNI-Polri Perkuat Sinergitas
Pada tahap awal, kata Henry, pekerjaan akan dimulai dari titik akhir STA 665 meter. Selama 14 hari kalender pertama, ruas jalan di lokasi pekerjaan akan ditutup penuh sebagai bagian dari proses konstruksi. Setelah itu, pengerjaan dilanjutkan secara bertahap sehingga akses masyarakat tetap dapat digunakan secara bergantian. Ia menuturkan, melalui forum sosialisasi tersebut pemerintah juga menyampaikan tahapan pekerjaan, pengaturan lalu lintas, serta dampak yang akan timbul selama proses pembangunan berlangsung. Hasilnya, warga menyatakan memahami rencana pelaksanaan proyek dan siap mendukung proses pembangunan.
Henry mengungkapkan, ruas Jalan Prana memiliki fungsi strategis sebagai penghubung kawasan permukiman menuju pusat pendidikan, pusat ekonomi, sekaligus menjadi jalur alternatif yang membantu mengurangi kepadatan arus kendaraan dari Jalan Ciaul. Panjang jalan yang akan ditangani mencapai 665 meter dengan lebar bervariasi antara empat hingga enam meter. Proyek tersebut dibiayai melalui anggaran parsial APBD Murni Kota Sukabumi Tahun Anggaran 2026 sebesar Rp2,17 miliar dan dikerjakan CV Makmur Sentosa.
