Krisis Air Bersih belum Berakhir, PMI Kota Sukabumi Terus Salurkan Bantuan

Istimewa
DOK/PMI KOTA SUKABUMI BANTUAN AIR BERSIH: PMI Kota Sukabumi masih terus mendistribusikan bantuan air bersih bagi warga yang membutuhkan. Hingga saat ini krisis air masih terjadi.
0 Komentar

SUKABUMI – Krisis air bersih di Kota Sukabumi belum kunjung berakhir. Masyarakat di berbagai wilayah terus meminta bantuan akibat sumber-sumber air yang mengering.

Ketua Bidang Penanggulangan Bencana Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Sukabumi, HR Imran Wardhani, mengatakan krisis air kali ini dialami warga di Kecamatan Lembursitu dan Baros. Di Kecamatan Lembursitu, wilayah terdampak berada di Kelurahan Cikundul dan di Kecamatan Baros, krisis air bersih terjadi di Kelurahan Jayamekar dan Cikundul.

“Di kedua lokasi kami mendistribusikan sebanyak 15 ribu liter air bersih,” kata Imran, Rabu (2/9).

Baca Juga:Eksekutif dan Legislatif Konsultasikan Pinjaman Daerah ke KemendagriSanksi Menanti ASN Terlibat Judol, Mayoritas yang Diperiksa Inspektorat dari Kalangan PPPK

Di kedua wilayah itu terdapat 270 kepala keluarga atau 1.080 jiwa. Di Kelurahan Jayamekar Kecamatan Baros, bantuan air bersih didistribusikan bagi masyarakat di Jalan Tata Nugraha sebanyak 50 KK atau 160 jiwa, di Jalan Proklamasi sebanyak 80 KK atau 240 jiwa, dan di Jalan Cicadas Girang sebanyak 40 KK atau 160 jiwa.

Sedangkan di Kelurahan Cikundul Kecamatan Lembursitu, bantuan air bersih disalurkan untuk warga Jalan Cibodas (Cicadas) sebanyak 30 KK atau 120 jiwa serta di Jalan Tespong RW 04 mencakup 70 KK atau 200 jiwa. “Jadi, ada lima titik yang kami bantu distribusi air bersih,” ungkapnya.

Pendistribusian air bersih mendapat dukungan personel dari BPBD Kota Sukabumi serta DT Peduli Kota Sukabumi. Kolaborasi lintas lembaga menjadi bagian penting menghadapi dampak kekeringan yang masih dirasakan masyarakat.

Selain mendistribusikan air bersih, PMI Kota Sukabumi turut memberikan promosi kebersihan kepada masyarakat. Edukasi tersebut dilakukan untuk mendorong warga tetap menjaga perilaku hidup bersih dan sehat di tengah keterbatasan ketersediaan air. “Mudah-mudahan bantuan ini bisa meringankan beban masyarakat,” pungkasnya. (BB)

0 Komentar