Pelajar SMP IT Ali Usman Adzkia Sukabumi Raih Prestasi Juara 1 Nasional Pencak Silat

Ist
Istimewa
0 Komentar

SUKABUMI – Naimah Anggiandyani, siswi kelas 8B SMP IT Ali Utsman Adzkia Sukabumi berhasil meraih Juara 1 Nasional tingkat Pra Remaja pada ajang Kejuaraan Pencak Silat Jaraido Championship Tingkat Nasional. Kejuaraan tersebut berlangsung di GOR Lapang Merdeka, Kota Sukabumi, pada 3–4 Oktober 2026.

Pesilat berusia 14 tahun asal Kampung Baru Cirangkong, Desa Cikaret, Kecamatan Kebonpedes, Kabupaten Sukabumi ini berhasil menunjukkan kemampuan, keberanian, serta mental bertanding saat menghadapi persaingan para pesilat muda lainnya dari berbagai daerah.

Bagi Naimah, kemenangan tersebut menjadi buah dari proses panjang yang selama ini dijalaninya. Latihan yang rutin, disiplin, serta persiapan menghadapi pertandingan menjadi bekal penting sebelum turun ke gelanggang.

Baca Juga:Wali Kota Ultimatum Pejabat, Ayep Zaki: Tidak Benar Kerjanya Pasti 'Diparkir'!DPAC Demokrat Dapil 5 Sukabumi Bahas Usulan PAW Anggota DPRD

“Saya sangat bersyukur bisa menjadi juara. Semua perjuangan dan latihan yang selama ini dijalani akhirnya terbayar dengan hasil yang membanggakan,” ujar Naimah.

Perjalanan menuju podium juara tentu tidak datang secara instan. Ada proses latihan dan perjuangan yang harus dilewati. Setiap sesi latihan menjadi bagian dari persiapan untuk membangun kemampuan sekaligus mental bertanding.

“Sebelum pertandingan, saya terus berusaha fokus dan mengikuti latihan dengan sungguh-sungguh. Saat berada di gelanggang, saya berusaha mengeluarkan kemampuan terbaik dan tetap percaya diri,” katanya.

Gelar juara nasional ini menjadi pencapaian penting bagi Naimah di usia yang masih sangat muda. Prestasi tersebut diharapkan dapat menjadi motivasi untuk terus berlatih dan mengembangkan kemampuannya di dunia pencak silat.

“Saya ingin terus berlatih dan tidak cepat puas dengan hasil yang sudah diraih. Semoga ke depan bisa kembali berprestasi dan membawa nama baik sekolah, keluarga, serta daerah,” tuturnya.

Prestasi Naimah menjadi bukti bahwa perjuangan panjang di ruang latihan dapat menemukan hasilnya ketika seorang atlet mampu tampil maksimal di atas gelanggang. (mg3)

0 Komentar