CIEMAS – Ketua Tim Pengawasan dan Evaluasi (Wasev) dari Inspektorat Jenderal TNI Angkatan Darat (Itjenad), Kolonel Inf Mochamad Andi Prihantono didampingi Komandan Kodim 0622 Kabupaten Sukabumi sekaligus Komandan Satuan Petugas (Dansatgas) TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 Tahun Anggaran 2026, Letkol Inf Agung Ariwibowo, S.Hub.Int meninjau pelaksanaan program TMMD di Desa Mekarjaya, Kecamatan Ciemas, Kabupaten Sukabumi, pada Sabtu (24/10/2026) lalu.
Kunjungan ini merupakan bagian dari upaya pengawasan dan evaluasi terhadap pelaksanaan program TMMD, guna memastikan seluruh sasaran pembangunan berjalan sesuai perencanaan, memenuhi standar kualitas, serta memberikan manfaat nyata dan berkelanjutan bagi masyarakat.
Dandim 0622 Kabupaten Sukabumi Letkol Inf Agung Ariwibowo, S.Hub.Intmenjelaskan bahwa pelaksanaan TMMD ke-130 telah diawali dengan kegiatan Pra-TMMD pada 20 September hingga 11 Oktober 2026, sebelum secara resmi dibuka pada 13 Oktober 2026.
Baca Juga:Dorong Atlit Kabupaten Sukabumi Tampil Maksimal di Porprov JabarKadisdukcapil Sukabumi Tegaskan Pelayanan Harus Bersih dari Pungli
Sejumlah sasaran fisik menunjukkan perkembangan yang signifikan, di antaranya pengaspalan jalan penghubung Kampung Cikole menuju Kampung Bojonggadog sepanjang 2.200 meter dengan lebar 2,5 meter yang telah mencapai progres 80 persen.
Selain pembangunan jalan, program TMMD juga menyasar rehabilitasi posyandu, pembangunan lima titik sumur bor, pembangunan tiga unit MCK, rehabilitasi lima rumah tidak layak huni (Rutilahu), rehabilitasi jembatan, sarana ibadah, serta kegiatan penghijauan dan ketahanan pangan.
Untuk pembangunan sumur bor, satu titik telah mencapai 100 persen, sedangkan empat titik lainnya berada pada progres 40 persen. Pembangunan MCK mencapai 70 persen, rehabilitasi lima unit Rutilahu mencapai 80 persen, sementara rehabilitasi jembatan dan program ketahanan pangan seluas satu hektare telah mencapai 100 persen.
Sementara itu, kegiatan nonfisik turut dilaksanakan melalui penyuluhan keagamaan, kesehatan, pertanian, peternakan, pengembangan UMKM, serta wawasan kebangsaan. Program tersebut bertujuan meningkatkan pengetahuan, keterampilan, kesehatan, dan kesejahteraan masyarakat.
Sementara Ketua Tim Wasev Itjenad Kolonel Inf Mochamad Andi Prihantono menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada pemerintah daerah, jajaran TNI-Polri, seluruh instansi terkait, serta masyarakat yang telah memberikan dukungan dan berpartisipasi aktif dalam menyukseskan program TMMD.
“TMMD merupakan salah satu program terpadu lintas sektoral yang dilaksanakan secara bersama-sama oleh TNI, pemerintah daerah, Polri, dan seluruh komponen masyarakat. Program ini memiliki peran strategis dalam membantu percepatan pembangunan, khususnya di daerah yang masih membutuhkan infrastruktur dan pemberdayaan masyarakat,” ungkapnya. (Mg3)
