Sementara itu, Konsultan Lingkungan Yosnita Rosmawati menjelaskan bahwa rencana kegiatan yang sedang disusun berkaitan dengan pengembangan kompleks bangunan penunjang kawasan industri Cijambe. Luas area yang dibahas mencapai sekitar 47 hektare, mencakup kompleks komersial, usaha dan jasa, serta fasilitas penunjang lainnya.
Yosnita mengakui perlunya kejelasan hubungan antara PT Cosmo Technology dan PT Alas Wahana Alam, khususnya mengenai batas serta penguasaan lahan. “Harus clear dulu antara Alas Wahana sana sama Cosmo. Sekarang posisi Alas Wahana pun sedang melakukan pengurangan luas lahan kawasan, paralel dengan Cosmo,” jelasnya.
Dalam forum tersebut, sejumlah masukan masyarakat turut disampaikan sebagai bahan penyusunan dan evaluasi dokumen lingkungan. Di antaranya potensi debu akibat pekerjaan, dampak sosial, gangguan terhadap anak-anak sekolah, serta persoalan air. (mg3)
