Keluarga Besar Alumni Gontor se Indonesia Diwajibkan Menangkan Amin

Keluarga Besar Alumni Gontor se Indonesia Diwajibkan Menangkan Amin
0 Komentar

Berdasarkan situasi dan kondisi kehidupan kebangsaan dan kenegaraan Indonesia jelang Pemilu dan Pilpres 14 Februari 2024, maka Tajammu Tokoh Alumni Pondok Modern Darussalam Gontor di Surakarta, dengan senantiasa memohon rahmat, hidayah dan ridha Allah SWT telah berijtihad menentukan bahwa:

PASANGAN CALON PRESIDEN DAN WAKIL PRESIDEN YANG SESUAI (MUNASIB) DENGAN KRITERIA DIATAS ADALAH PASANGAN NOMOR URUT 1 YAITU ANIES BASWEDAN DAN MUHAIMIN ISKANDAR (AMIN).

Ijtihad di atas telah didukung oleh seluruh Keluarga Besar Pondok Modern Darussalam Gontor, baik santri, wali-santri, Kyai-kyai alumni dan Kyai-kyai Pondok Pesantren Alumni Gontor serta alumni dari berbagai profesi, pada tanggal 2 Februari 2024.

Baca Juga:Megawati: Hei Polisi dan Tentara, Jangan Lagi Intimidasi RakyatkuPemilih Muda Capai 56 Persen

Untuk itu kami MEWAJIBKAN kepada seluruh Keluarga Besar Alumni Pondok Modern Gontor dan MENGHARAPKAN seluruh Masyarakat untuk MENGIKUTI ijtihad dan mujahadah ini, yaitu memenangkan Pasangan Calon tersebut dengan mengawal pemungutan suara dan perhitungannya dari segala bentuk kecurangan.

Deklarasi ditandatangani oleh sejumlah tokoh alumni Gontor diantaranya, Prof.Dr. Dien Syamsuddin, Dr. Hidayat Nurwahid, Prof. Dr. Husnan Bey Fannani, Dr. KH Lalu Zulkifli Muhadli SH MM, KH. Muhammad Daniel SE AK, CPA, CA, Drs. KH. Dawam Soleh, KH. M.Nasir Zein MA, KH. Bachtiar Nasir, Prof. Dr. Siswanto Masruri, serta sekitar 600 Kyai-Kyai Pimpinan Pesantren Alumni Gontor, Ketua IKPM Gontor Cabang se-Indonesia dan ketua forum-forum Alumni Gontor.

Din Syamsudin menyampaikan, jaringan Gontor sejatinya adalah jaringan yang dahsyat karena loyalitasnya, ideologinya dan Gontor itu sejatinya adalah harakah (pergerakan)

“Kalau antum semua menyampaikan ke semua santri, walisantri, maka ini akan menjadi gerakan yang dahsyat,” katanya dalam keterangan tertulis, Sabtu (3/2/2024)

Sementara itu, Ketua Umum FPAG, KH. Zulkifli Muhadli, menyatakan, “pertemuan dari tadi malam sampai pagi ini memberikan kesan yang mendalam, Alhamdulillah kita masih diperhatikan oleh Gontor tidak semua Lembaga seperti Gontor. 99 persen alumni Gontor sami’na wa atha’na,” katanya.

“Kita punya kewajiban menegakkan agama dimanapun kita berada dan agama itu tidak bisa tegak tanpa seseorang pemimpin yang baik, ini adalah politik amar ma’ruf nahi munkar bukan politik praktis,” ujar Zulkifli Muhadli.

0 Komentar