Nilai Investasi di Kota Sukabumi Capai Rp1,5 Triliun

Istimewa
DOK/SUKABUMI EKSPRES POTENSIAL: Realisasi investasi di Kota Sukabumi sepanjang 2025 mencapai Rp1,150 triliun.
0 Komentar

SUKABUMI,SUKABUMI.JABAREKSPRES.COM – Realisasi investasi di Kota Sukabumi sepanjang 2025 mencapai Rp1,150 triliun. Berdasarkan data dari Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Sukabumi, nilai investasi tersebut bersumber dari Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) dan Penanaman Modal Asing (PMA).

“Alhamdulillah, sepanjang 2025 perolehan PMA dan PMDN di Kota Sukabumi setiap tahunya menunjukan arah yang positif,” ujar Kepala Bidang Penanaman Modal pada DPMPTSP Kota Sukabumi, Teten Agus Sugihan, kepada wartawan, kemarin (12/1).

Peningkatan investasi tersebut memberikan dampak langsung terhadap penyerapan tenaga kerja. Sepanjang tahun 2025 tercatat sebanyak 27.102 tenaga kerja terserap di berbagai sektor usaha, mulai dari perusahaan besar hingga usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). “Masuknya investasi ke Kota Sukabumi tentu saja berdampak pada perekrutan tenaga kerja, walaupun jumlahnya masih terbatas,” katanya.

Baca Juga:Dinkes Kota Sukabumi Pastikan Belum Ada Kasus SuperfluTanah Longsor masih Terjadi, Ruas Jalan Bagbagan-Kiaradua Belum Bisa Dilalui Kendaraan

Teten menjelaskan, meskipun Kota Sukabumi memiliki keterbatasan wilayah dengan luas sekitar 48,33 kilometer persegi, pemerintah daerah tetap berupaya mengoptimalkan potensi investasi yang ada. Salah satunya dengan memanfaatkan dukungan pembangunan infrastruktur strategis dari pemerintah pusat.

“Adanya proyek nasional, seperti pembangunan Jalan Tol Bocimi menjadi salah satu faktor pendukung peningkatan minat investasi, termasuk pembangunan infrastruktur yang dilakukan oleh pemerintah daerah,” ucapnya.

Dari tujuh kecamatan di Kota Sukabumi, Teten menyebutkan terdapat tiga wilayah yang masih memiliki prospek investasi cukup besar, yakni Kecamatan Baros, Cibeureum, dan Lembursitu (Bacile). Ketiga wilayah tersebut dinilai masih memiliki ketersediaan lahan yang relatif luas.

Namun demikian, investasi di Kota Sukabumi dibatasi untuk industri nonpolutan serta industri pengolahan berskala kecil dan menengah. Oleh karena itu, sektor jasa dan perdagangan masih mendominasi struktur investasi daerah. “Investasi di Kota Sukabumi itu masih didominasi oleh jasa dan perdagangan, salah satunya adalah sektor properti,” ungkapnya.

Secara umum, investasi merupakan kegiatan penanaman modal dalam bentuk aset tertentu, dengan tujuan agar nilai aset tersebut meningkat dari waktu ke waktu. Oleh karena itu, DPMPTSP terus berupaya mempromosikan berbagai potensi dan keunggulan yang dimiliki Kota Sukabumi sebagai daerah tujuan investasi.Salah satu strategi yang dilakukan adalah, dengan memberikan kemudahan pelayanan serta mengikuti arahan dan kebijakan dari pemerintah pusat.

0 Komentar