Penemuan Mayat di Sungai Cidadap Gegerkan Warga Sekitar

Istimewa
PERISTIWA : Sesosok mayat laki - laki terapung di aliran Sungai Cidadap, Desa Loji, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi pada Jumat sore (23/1/26)
0 Komentar

SIMPENAN – Sesosok mayat laki – laki terapung di aliran Sungai Cidadap, Desa Loji, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi pada Jumat sore (23/1/26) lalu. Penemuan mayat tersebut bahkan membuat geger warga sekitar, tak sedikir masyarakat yang penasaran berkerumun di lokasi kejadian.

Salah seorang warga Desa Loji, Indri mengatakan mayat pria itu pertama kali diketahui oleh warga yang berada di sekitar sungai. “Iya, ada penemuan mayat laki-laki di Sungai Cidadap sore tadi, habis Ashar,” ujar Indri.

Setelah penemuan itu, warga segera melaporkan kejadian itu kepada aparat desa dan pihak kepolisian. “Informasinya sudah di laporkan ke polisi tadi, sudah ada polisi di lokasi juga,” ucapnya.

Baca Juga:Urai Persoalan HGU, DPRD Kunjungi Perkebunan CigembongPLN Sukabumi Jalin Sinergi Strategis Bersama Wali Kota Sukabumi

Ujang Sudrajat warga di sekitar lokasi mengatakan, mayat tersebut di lihat oleh anak anak yang sedang berenang. “Tadi jam 4 ada anak anak mandi, melihat ada mayat langsung anak anak lapor sama orangg tuanya, kemudian di evakuasi sama petugas.” Singkatnya

Sementara setelah melalui pemeriksaan identitas oleh Inafis Satreskrim Polres Sukabumi, Korban bernama Cepang warga Kaung Luwuk RT07 RW15, Desa Cidadap Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi. Diduga korban di terpeleset ketika hendak menuju kebun yang lokasinya menyebrang sungai.

Endro Ariawan, anak kedua almarhum, mengatakan, almarhum kesehariannya berkebun. Dia mengetahui informasi bahwa ayahnya meninggal dari media sosial (Medsos). “Ya kesehariannya bapak saya itu berkebun, berladang, sehari-harinya. Dan tadi pas setelah Jumat, dia pamitan mau berangkat ke kebun,” ujar Endro, Sabtu (24/1/26).

“Sekitar jam 3 sore, tau-tau saya dapat berita, taunya dari berita di Facebook. Ada penemuan mayat di Sungai Cidadap,” sambungnya

Endro menjelaskan, dari rasa penasaran dirinya menerima kembali kabar kalau mayat tersebut merupakan ayah kandungnya. “Saya nerima kabarnya tadi setengah enam-an (17.30 WIB) dari bhabin setelah dicek barusan ke kamar jenazah, iya bener itu almarhum bapak,” tegasnya

“Almarhum memang berkebun ke sehariannya. Kalau minggu minggu ini almarhum sering nginep di kebun, dan posisi kebun berada di seberang sungai,” terangnya

Endro dan keluarga menerima kejadian tersebut,” Kami sepakat dengan keluarga tidak dilakukan outopsi, keluarga menerima dengan kejadian ini,” pungkasnya (mg3)

0 Komentar