SUKABUMI — Ikatan Pekerja Sosial Masyarakat (IPSM) Kota Sukabumi menggelar kegiatan bakti sosial di Aula Kelurahan Lembursitu, kemarin (26/1). Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Wali Kota Sukabumi, Bobby Maulana, sebagai bentuk dukungan pemerintah terhadap peran pekerja sosial di tingkat akar rumput.
Sebanyak 20 anak yatim menerima santunan berupa uang tunai, makanan ringan, serta paket makanan berat. Bakti sosial ini menjadi bagian dari agenda rutin IPSM Kota Sukabumi dalam upaya membantu penyelesaian persoalan sosial di tengah masyarakat.
Wakil Wali Kota Sukabumi Bobby Maulana menyampaikan, kegiatan bakti sosial yang dilakukan IPSM sejalan dengan visi dan misi pembangunan pemerintah, baik di tingkat pusat maupun daerah. Menurutnya, pembangunan tidak hanya berfokus pada infrastruktur, tetapi juga pada pengentasan kemiskinan, pengurangan pengangguran, serta penanganan masalah sosial.
Baca Juga:Perenang Paralimpik Kota Sukabumi Raih Dua MedaliMusrenbang Kecamatan Citamiang Bahas 52 Usulan, Berasal dari Masyarakat di Lima Kelurahan
“Kegiatan seperti ini sangat sejalan dengan arah kebijakan pemerintah. Pembangunan sosial harus berjalan beriringan dengan pembangunan fisik,” ujar Bobby.
Bobby menegaskan pentingnya sinergi antara Pekerja Sosial Masyarakat (PSM) dengan Dinas Sosial dalam penyaluran bantuan sosial, termasuk bagi anak yatim dan kelompok rentan lainnya. Ia menilai PSM memiliki posisi strategis sebagai perpanjangan tangan pemerintah untuk melakukan pendataan dan pengecekan langsung kondisi masyarakat di lapangan. “PSM ini yang paling tahu kondisi riil di masyarakat. Karena itu, kolaborasi antara PSM dan Dinas Sosial harus terus diperkuat agar bantuan benar-benar tepat sasaran,” katanya.
Ia juga menyampaikan bahwa kegiatan serupa akan terus dilaksanakan secara berkelanjutan di wilayah lain di Kota Sukabumi. “Kegiatan ini menjadi bentuk kolaborasi nyata PSM dan Dinas Sosial. Insyaallah bulan depan akan dilaksanakan di Kecamatan Baros,” tambah Bobby.
Ketua IPSM Kota Sukabumi, Ujang Pahrudin, menambahkan kegiatan bakti sosial tersebut merupakan agenda bulanan yang secara rutin dilakukan IPSM sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat. Santunan yang diberikan, menurutnya, merupakan tali asih sekaligus upaya mempererat hubungan antara PSM dan warga. “PSM ingin hadir langsung di tengah masyarakat. Kami adalah kepanjangan tangan masyarakat dalam bidang sosial, sekaligus mitra pemerintah dalam menangani persoalan sosial,” ungkap Ujang.
