SUKABUMI EKSPRES – Sepeda motor masih menjadi pilihan utama masyarakat untuk menunjang mobilitas sehari-hari, termasuk saat mengantar anak ke sekolah maupun beraktivitas bersama keluarga.
Namun, di balik kemudahan tersebut, orang tua perlu memahami bahwa membonceng anak memerlukan perhatian khusus karena kondisi fisik dan kemampuan menjaga keseimbangan anak belum sebaik orang dewasa.
Sebagai bagian dari kampanye keselamatan berkendara #Cari_Aman, masyarakat perlu memahami bahwa keselamatan anak saat berboncengan menggunakan sepeda motor tidak hanya bergantung pada cara berkendara, tetapi juga diawali dengan memastikan kesiapan anak sebelum perjalanan dimulai.
Baca Juga:Sambut Bulan Juli, DAM Hadirkan Beragam Program Menarik untuk Pembelian Sepeda Motor Honda di Jawa BaratDAM Siapkan Wakil Jawa Barat Menuju Technical Skill Contest Honda Tingkat Nasional
Safety Riding Development Section Head PT Daya Adicipta Motora, Ludhy Kusuma, mengatakan bahwa membangun budaya keselamatan harus dimulai dari lingkungan keluarga.
“Keselamatan anak saat berkendara merupakan tanggung jawab orang tua. Sebelum mengajak anak menggunakan sepeda motor, pastikan mereka telah memenuhi syarat untuk menjadi pembonceng, mulai dari postur tubuh, kemampuan menjaga keseimbangan, hingga menggunakan perlengkapan berkendara yang sesuai standar. Hal-hal sederhana ini dapat mengurangi risiko dan menjadi bentuk nyata kepedulian orang tua terhadap keselamatan buah hati,” ujar Ludhy Kusuma.
Berikut beberapa hal penting yang perlu diperhatikan agar perjalanan bersama anak tetap aman dan nyaman.
Pastikan Kaki Anak Sudah Menapak Footstep
Anak sebaiknya baru dibonceng di jok belakang ketika kedua kakinya sudah mampu menapak dengan baik pada footstep sepeda motor. Posisi kaki yang menggantung dapat mengurangi keseimbangan tubuh anak dan meningkatkan risiko saat sepeda motor berbelok, bermanuver, maupun melintasi jalan yang tidak rata.
Pastikan Anak Mampu Berpegangan dengan Benar
Posisi berkendara yang aman adalah anak duduk di belakang pengendara dengan menghadap ke depan. Pastikan anak mampu memeluk atau berpegangan pada tubuh pengendara dengan baik agar tetap stabil saat terjadi akselerasi maupun pengereman.
Pastikan Anak Siap Saat Naik dan Turun Motor
Sebelum perjalanan dimulai, pastikan anak sudah mampu naik dan turun sepeda motor dengan aman dalam pengawasan orang tua. Biasakan anak naik dari sisi kiri sepeda motor setelah kendaraan dalam kondisi berhenti dan stabil menggunakan standar.
