SALATIGA – Wakil Wali Kota Sukabumi, Bobby Maulana, bersama istri, Kia Florita, menghadiri Rapat Koordinasi Komisariat Wilayah (Rakorkomwil) III Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi) di Kota Salatiga, Jawa Tengah, kemarin (23/7). Forum yang diikuti 21 kepala daerah itu menjadi ajang konsolidasi antarpemerintah kota untuk memperkuat sinergi dalam menjawab berbagai tantangan pembangunan perkotaan.
Rangkaian kegiatan diawali dengan senam bersama dan penanaman pohon, kemudian dilanjutkan dengan Rakorkomwil III Apeksi bertema ‘Dari Kota untuk Indonesia.
Selain mendengarkan hasil Musyawarah Nasional Apeksi dan pembahasan tuan rumah Rakorkomwil 2027, forum ini juga menjadi momentum menindaklanjuti sepuluh rekomendasi strategis hasil Rakernas XVIII Apeksi 2026.
Baca Juga:Pemkot Sukabumi Alokasikan Insentif bagi KMPKrisis Air Bersih Meluas, Permintaan Bantuan Terus Berdatangan
Ketua Komisariat Wilayah III Apeksi Muhammad Farhan menyampaikan program kerja Komwil III Tahun 2026 dengan tagline ‘Harmonisasi, Konsolidasi, dan Penguatan Kapasitas’. Program tersebut mencakup penguatan ketahanan kota terhadap perubahan iklim (Climate Urban Resilience), reformasi tata kelola dan fiskal (Governance & Fiscal Reform), peningkatan kapasitas sumber daya manusia (Capacity Building), serta pengembangan inovasi generasi muda (Youth Innovation).
Bobby Maulana mengatakan, Rakorkomwil kali ini juga menetapkan sejumlah kota sebagai lokasi forum lanjutan untuk membahas berbagai isu strategis yang telah disepakati bersama.
“Agenda Rakorwil tiga hari ini yang pertama menentukan lokasi Rakorwil selanjutnya pada tahun 2027. Kemudian juga penunjukan kota-kota untuk membahas lanjutan dari yang disampaikan Ketua Komwil III Apeksi, Kang Farhan, yaitu forum penguatan fiskal, forum anak muda, dan inovasi digital di Kota Yogyakarta, kemudian forum iklim dan cuaca di Kota Bogor,” ujar Bobby.
Lebih lanjut dikatakan, ada sekitar lima kota yang telah disepakati, sementara Rakorwil III tahun depan akan digelar di Kota Cirebon dan Rakernas Apeksi di Kota Bandung. Ia menambahkan, forum-forum tersebut menjadi sarana untuk menyelaraskan program pemerintah kota dengan arah pembangunan nasional.
“Melalui forum-forum lokakarya ini, apa yang ingin dicapai oleh setiap kota sesuai dengan Asta Cita pemerintah pusat bisa diwujudkan. Yang terpenting, seluruh program tetap berorientasi pada pelayanan terbaik kepada masyarakat agar mampu menghadirkan kota yang diinginkan oleh semua warga,” kata Bobby.
