CISOLOK – Kebakaran hebat melanda permukiman warga di Kampung Adat Kasepuhan Ciptamulya di Desa Sirnaresmi Kecamatan Cisolok Kabupaten Sukabumi, Sabtu (25/7). Akibat kejadian itu, puluhan rumah dilaporkan ludes terbakar.
Berdasarkan data, peristiwa terjadi sekitar pukul 14.00 WIB. Api pertama kali terlihat oleh anak-anak di area MCK umum yang berada di tepi permukiman.
Api dengan cepat menjalar hingga membakar bangunan rumah warga. Angin yang cukup kencang ditambah rumah berbahan mudah terbakar serta berdempetannya antarbangunan, memicu api berkobar cukup cepat.
Sebanyak 51 unit rumah terdata hangus terbakar. Termasuk lumbung padi (leuit).
Baca Juga:KDM Janji Pemprov Jabar Akan Bangun Kembali Kampung Adat CiptamulyaTetapkan Status Tanggap Darurat Bencana Pasca Kebakaran di Ciptamulya
Total kerugian sementara ditaksir mencapai Rp2,5 miliar. Sebanyak 420 jiwa warga turut terdampak karena mereka harus kehilangan rumah.
“Diduga, sumber api berasal dari konsleting listrik di area MCK. Mayoritas rumah beratap ijuk dan berdempetan sehingga api dengan cepat merambat ke bangunan lain,” ujar staf Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi BPBD Kabupaten Sukabumi, Kuswan Hermawan.
Kuswan memastikan tak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut. Saat ini BPBD bersama Dinas Sosial tengah menyiapkan tenda pengungsian. Sementara itu, warga terdampak mengungsi ke rumah keluarga dan tetangga.
Bupati Sukabumi, Asep Japar, meninjau langsung lokasi kebakaran. Asep menyebut pemerintah daerah akan segera menggelar rapat koordinasi untuk menetapkan langkah penanganan darurat bagi para korban.
“Kami akan menggelar rapat bersama seluruh instansi terkait. Insya Allah akan dilakukan penanganan tanggap darurat,” kata Asjap, sapaan akrab Asep Japar, di lokasi, Sabtu malam.
Asjap mengatakan, bantuan logistik telah mulai disalurkan untuk memenuhi kebutuhan dasar para penyintas. Sementara dapur umum disiapkan agar warga terdampak tetap mendapatkan pasokan makanan. “Untuk malam ini makanan sudah dipersiapkan. Dapur umum akan segera dioperasikan,” ujarnya.
Selain meninjau lokasi, Asjap menyerahkan bantuan sebagai bentuk kepedulian pemerintah daerah kepada para korban kebakaran. Petugas masih melakukan pendataan untuk memastikan jumlah rumah yang terdampak serta nilai kerugian akibat kebakaran. (mg5)
