Kementerian PU Bantu Biaya Perbaikan Irigasi

Istimewa
TONTONAN: Alat berat berupa beko yang terguling di Desa Cijedil Kecamatan Cugenang jadi tontonan warga usai kecelakaan yang melibatkan truk dengan mobil pikap, kemarin.
0 Komentar

SUKABUMI – Pemerintah pusat menggelontorkan bantuan perbaikan irigasi bagi Kota Sukabumi. Bantuan ini merupakan implementasi Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 2/2025 tentang Percepatan Pembangunan, Peningkatan, Rehabilitasi, Operasi, dan Pemeliharaan Jaringan Irigasi.

Kepala Bidang Sumber Daya Air Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kota Sukabumi, Alby Alfriazi, menerangkan perbaikan tersebut merupakan salah satu langkah untuk mengatasi dampak yang ditimbulkan akibat fenomena cuaca El Nino. Sejauh ini menurutnya DPUTR pun telah melakukan sejumlah upaya untuk menormalisasi aliran irigasi di tengah musim kemarau.

“Upaya yang bisa kita lakukan di tengah keterbatasan anggaran Bidang SDA DPUTR di antaranya pemeliharaan normalisasi jaringan irigasi permukaan, pengecekan pintu air, pembersihan sampah, pengerukan sedimen di aliran yang sudah terdampak kekeringan, kurang lebih seperti itu,” kata Alby, belum lama ini.

Baca Juga:Tantan Sulthon Bukhawan Terpilih Pimpin PWI Jabar 2026–2031, Oland Sibarani Kembali Nahkodai Dewan KehormatanPLN UP3 Sukabumi Dukung Modernisasi Peternakan, Salurkan Daya 555 kVA untuk AMG Group

Kendati jaringan irigasi yang berada di bawah pengelolaan DPUTR yang tersebar di berbagai wilayah tetap bisa digunakan. Namun, kondisinya bervariatif dengan status rusak ringan hingga berat.

“Itu ada yang TPT–nya rubuh, pintu airnya rusak bahkan hilang, ada juga yang sedimentasinya tinggi. Saat ini debit air mulai terlihat berkurang. Salah satunya di kolam retensi di terminal,” terangnya.

DPUTR telah mengajukan usulan bantuan perbaikan irigasi kepada Kementerian Pekerjaan Umum sesuai dengan Inpres Nomor 2/2025. Belum lama ini Kementerian Pekerjaan Umum melalui Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) telah melakukan survei lokasi sesuai dengan usulan DPUTR.

“Ini sudah proses survei lapangan untuk melihat lokasi yang diusulkan. Mudah-mudahan bisa dilaksanakan mulai bulan ini. Kita juga sudah mengajukan bantuan untuk tahap dua,” pungkasnya. (mg5)

0 Komentar