Pemkot Sukabumi Perkuat Anggaran Penanganan Stunting

Istimewa
SOFWAN ZULFIKAR/CIANJURSUKABUMIEKSPRES PEMBERDAYAAN: Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki, membuka kegiatan penguatan Posyandu Istimewa di Kelurahan Sindangsari Kecamatan Lembursitu, kemarin (26/8).
0 Komentar

Ayep mengaitkan persoalan stunting dengan sejumlah persoalan sosial dan ekonomi lainnya. Karena itu, Pemkot Sukabumi tidak hanya fokus pada penanganan stunting, tetapi juga menargetkan penyelesaian kemiskinan ekstrem, persoalan penyandang disabilitas, keluarga tidak mampu hingga pengangguran. “Stunting, kemiskinan ekstrem, difabel, keluarga yang tidak mampu, kemudian pengangguran, ini harus selesai. Itu penyakit yang harus diselesaikan,” tegasnya.

Dalam upaya membangun masyarakat yang inklusif, Ayep juga mendorong dunia usaha untuk memberikan kesempatan kerja bagi penyandang disabilitas. Menurutnya, penyandang disabilitas harus mendapatkan kesempatan yang setara untuk beraktivitas dan bekerja. “Difabel harus dijadikan sebagai warga biasa. Dia bisa bekerja dan lain sebagainya. Seluruh perusahaan Sukabumi yang punya karyawan di atas 50, itu wajib satu atau dua orang difabel bekerja,” ungkapnya.

Ayep optimistis berbagai persoalan tersebut dapat ditangani melalui kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dunia usaha serta seluruh pemangku kepentingan. Sinergi tersebut dinilai penting agar setiap program tidak berhenti pada kebijakan, tetapi menghasilkan dampak nyata bagi masyarakat. “Kita buktikanlah, Sukabumi bisa. Mudah-mudahan Sukabumi menjadi contoh untuk Indonesia,” tandasnya. (mg5)

Laman:

1 2
0 Komentar