Merespons beberapa catatan strategis dari pihak legislatif, Wali Kota Sukabumi H. Ayep Zaki langsung memaparkan sejumlah manuver mitigasi. Pemerintah Kota memutuskan untuk menyesuaikan alokasi belanja yang sebelumnya telah ditambahkan pada proses perubahan RKPD dan KUA-PPAS.
Penyesuaian anggaran ini secara ketat mengecualikan program pemberdayaan akar rumput P2RW dan persiapan ajang Porprov. Langkah rasionalisasi lanjutan diambil dengan menunda pembayaran Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) PNS alokasi bulan November 2026, yang baru akan disalurkan pada Januari 2027.
Sebagai langkah pelengkap, Pemerintah Kota per 31 Agustus 2026 telah melayangkan permohonan resmi kepada Kementerian Keuangan untuk meminta kucuran tambahan DAU dan Dana Bagi Hasil (DBH).
Baca Juga:Eksekutif dan Legislatif Konsultasikan Pinjaman Daerah ke KemendagriSanksi Menanti ASN Terlibat Judol, Mayoritas yang Diperiksa Inspektorat dari Kalangan PPPK
Ayep Zaki juga mengklarifikasi penyebab membengkaknya beban PBI-UHC. Defisit pada sektor kesehatan ini terjadi akibat penghentian skema bantuan 40 persen dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat, yang diperberat oleh penambahan kuota demografi dan penonaktifan kepesertaan dari Kementerian Sosial.
Untuk menjawab tantangan optimalisasi PAD, inovasi mutakhir yang mulai dieksekusi adalah penerapan split payment.
Lewat sistem pembayaran digital terintegrasi ini, komponen pajak restoran sebesar 10 persen akan ditarik secara otomatis ke Rekening Kas Umum Daerah (RKUD) pada detik yang sama saat konsumen melakukan transaksi.
Penjelasan Wali Kota turut mengurai struktur pembiayaan daerah. Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SiLPA) tahun 2025 hasil audit BPK senilai Rp46,95 miliar yang bersumber dari kas daerah, BLUD, dana kapitasi, hingga BOK dipastikan siap menjadi tuas penutup defisit.
Pada pos pengeluaran, penyertaan modal sebesar Rp1,5 miliar tetap disalurkan kepada Perumda BPR Kota Sukabumi. Suntikan modal ini dipertahankan guna memperkokoh kapasitas perbankan daerah dalam mengucurkan kredit bagi sektor UMKM. (mg5)
