Dia mengajak masyarakat untuk membiasakan menggunakan masker sebagai salah satu upaya perlindungan diri dari paparan abu vulkanik. “Mari kita pakai masker, supaya bisa menjaga tubuh kita dari debu vulkanik tadi. Karena debu vulkanik berbeda dari debu biasa, yang nantinya bisa mengganggu pernapasan kita,” ujarnya.Ranty juga mengingatkan masyarakat agar tidak mengabaikan kondisi tersebut meskipun dampak abu vulkanik yang dirasakan di Kota Sukabumi sejauh ini belum tergolong besar. Kewaspadaan dinilai penting, terutama bagi kelompok yang lebih rentan terhadap gangguan akibat kualitas udara dan paparan partikel debu. (mg5)
Pemkot Sukabumi Terapkan Pembelajaran Jarak Jauh
