Selain itu menurut Diki, sudah ada 31 warga yang berobat ke klinik di Desa Wangunsari dan dua orang yang dibawa ke Rumah Sakit di Kota Bandung. Hal ini karena pasien-pasien tersebut mengalami gejala keracunan serupa denga beberapa korban lainnya.
Diki pun memperkirakan pada saat itu ada sekitar 500 orang yang menghadiri hajatan tersebut dan mengonsumsi makana yang diduga menyebabkan banyaknya warga yang mengalami keracunan masal dan meninggal dunia akibat keracunan.
