Netanyahu Berbicara Nasib Gaza Usai Agresi Israel Tamat

Netanyahu
Netanyahu
0 Komentar

SUKABUMIEKSPRES – Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu ini membeberkan sejumlah rencananya soal Jalur Gaza Palestina ketika agresinya ke wilayah itu berakhir.

Dalam rapat tertutupnya ini bersama parlemen Knesset beberapa waktu yang lalu, Netanyahu ini ungkap bahwa Israel akan terus melancarkan agresinya sampai milis Hamas kalah.

Dalam transkrip ini Netanyahu ini bocor di beberapa media Hebrew, sang PM juga berupaya mencegah Otoritas Palestina telah menguasai Jalur Gaza kala adanya agresi Israel berhenti.

Baca Juga:Sandiaga Uno : Meminta untuk Masyarakat Tidak Perlu Khawatir Tentang Covid-19Jam Tangan Digital Nixon Mission Sangat Banyak Fitur

Selama rapat, Netanyahu juga mengatakan bahwa Gaza akan berada di bawah kontrol militer Israel. Meski begitu, urusan administratif Gaza akan diurus oleh “otoritas sipil”.

“Setelah perang, sebuah administrator sipil akan beroperasi di Gaza dan Jalur Gaza akan direhabilitasi di bawah kepemimpinan negara Teluk Arab. Kami tidak akan menyerah pada tekanan internasional,” kata Netanyahu.

Netanyahu juga menyamakan Otoritas Palestina sama seperti Hamas. Menurutnya, keduanya sama-sama ingin menghancurkan Israel.

“Bedanya Hamas dan Otoritas Palestina itu, Hamas ingin menghancurkan Israel saat ini juga, dan Otoritas Palestina ingin melakukannya dalam beberapa tahap,” ucap Netanyahu kepada Komite Hubungan Luar Negeri Knesset lagi seperti dikutip Al Jazeera.

Namun, sementara ini Netanyahu juga bisa mengungkapkan bahwa Arab Saudi dan Uni Emirat Arab akan membiayai rekonstruksi Jalur Gaza setelah perang Israel-Hamas sejak 7 Oktober lalu berakhir di wilayah itu.

“Langkah pertama di Gaza adalah mengalahkan Hamas. Setelah itu, saya yakin Uni Emirat Arab dan Arab Saudi akan mendukung rehabilitasi Jalur Gaza,” kata Netanyahu.

Klaim Netanyahu itu masih belum jelas. Sejauh ini, tidak ada negara Teluk Arab yang memberikan indikasi publik bahwa mereka bersedia menanggung tanggung jawab rehabilitasi dan pembangunan di Jalur Gaza pasca agresi Israel berhenti.

Baca Juga:Rekomendasi Jam Tangan Digital di Akhir Tahun 2023Rekomendasi Komputer Terbaik di Tahun 2023

Netanyahu dilaporkan saat ini telah meminta Dewan Keamanan Nasional Israel untuk menyusun sejumlah opsi terkait rencana di Gaza setelah agresi berlangsung.

Meski begitu, Netanyahu disebut belum membeberkan detail opsi-opsi tersebut.

“Yang jelas kita perlu menempatkan Gaza melalui proses de-Nazifikasi, seperti yang dilakukan Jerman dan Jepang setelah Perang Dunia,” ujar Netanyahu.

0 Komentar