JAMPANGTENGAH – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi telah melaksanakan kegiatan pembangunan jembatan sementara di Kampung Panyumputan RT10 RW3, Desa Bantarpanjang, Kecamatan Jampangtengah.
Dikabarkan sebelumnya, jembatan yang menghubungkan Desa Bantarpanjang Kecamatan Jampangtengah dengan Desa Neglasari Kecamatan Lengkong, rusak parah akibat dihantam banjir bandang, pada Selasa 30 Juli 2024 lalu.
Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Kabupaten Sukabumi, Deden Sumpena, didampingi Kabid Kedaruratan dan Logistik, Solihin Abidarda, Subkoor Kedaruratan, Medi Abdul Hakim dan staff BPBD Kabupaten Sukabumi, pun turun langsung melakukan pembangunan jembatan sementara tersebut.
Baca Juga:Warga Cilimus Dambakan Jembatan PermanenLibatkan Sekolah Turunkan Volume Sampah
Deden menuturkan, perbaikan ini juga melibatkan beberapa instansi. Diantaranya dari Pusat Latihan Tempur Marinir-6 (Puslatpurmar-6) Antralina, Polsek Jampangtengah, Koramil Jampangtengah.
“Koramil Lengkong, Koramil Purabaya, Forkopimcam, Pemdes Bantarpanjang, Pramuka, Relawan Mantab serta warga masyarakat,” kata Deden kepada awak media.
Dengan dibangun jembatan sementara ini, sambung Deden, maka akses yang menghubungkan dua desa dan dua kecamatan itu bisa dilalui dengan lancar. “Saat ini sudah bisa dilalui, termasuk akses untuk kegiatan pendidikan,” ucapnya.
Sementara itu, dikutip dari chanel media sosial resmi Pemkab Sukabumi, Guru SDN Cibadak, Desa Neglasari, Kecamatan Lengkong, Leni Sumarni mengucapkan terima kasih kepada pemerintah daerah, termasuk kecamatan, desa, TNI/Polri, relawan dan warga masyarakat yang telah membangun jembatan sementara di Bantarpanjang.
“Sehingga kami semua, anak-anak, warga beserta seluruhnya dapat melintas jembatan ini, dan melaksanakan aktivitas dengan aman. Semoga kebaikan semuanya dibalas oleh yang maha kuasa,” ungkap Leni Sumarni. (ist)
