FKSS Perkuat Tatanan Kota Sukabumi Sehat

Istimewa
DOKPIM/HUMAS PEMKOT SUKABUMI Ranty Rachmatilah Ketua TP-PKK Kota Sukabumi
0 Komentar

SUKABUMI,SUKABUMI.JABAREKSPRES.COM – Pemerintah Kota Sukabumi melalui Forum Kota Sukabumi Sehat (FKSS) menggelar rapat pembinaan bersama para pengurus FKSS tingkat kota, belum lama ini. Kegiatan ini dipimpin Ketua FKSS sekaligus Ketua TP PKK Kota Sukabumi, Ranty Rachatilah.

Kegiatan ini bertujuan memperkuat sinergi lintas sektor dalam pelaksanaan program Kota Sukabumi Sehat. Dalam forum tersebut, jajaran FKSS memaparkan perkembangan Kota Sukabumi Sehat, termasuk capaian penyusunan dokumen dan pemenuhan indikator pada setiap tatanan.

Hingga saat ini, status ODF telah mencapai 100 persen, sementara sejumlah tatanan menunjukkan progres positif. Meski demikian, terdapat beberapa aspek yang tetap memerlukan penguatan, terutama pada tatanan pasar sehat, permukiman, pendidikan, dan transportasi.

Baca Juga:DBHCHT Kota Sukabumi Tahun Depan Turun DrastisPemkot Sukabumi Optimalkan Aset Daerah

Pada tatanan pasar sehat, pemerintah kota terus berupaya memastikan fasilitas dasar seperti toilet, ruang laktasi, dan layanan kesehatan dapat terlayani secara memadai. Pengelolaan pasar sehat diarahkan tidak hanya pada satu lokasi, tetapi secara bertahap untuk seluruh pasar rakyat.

Di tatanan permukiman, isu sanitasi dan kualitas hunian menjadi perhatian utama. Sementara di sektor pendidikan, upaya dilakukan untuk menangani persoalan anak usia sekolah yang belum bersekolah.

Untuk tatanan industri dan perkantoran, sebagian besar perusahaan telah memenuhi ketentuan Kawasan Tanpa Rokok (KTR). Pada bidang pariwisata, pemenuhan standar layanan wisata, termasuk aspek perlindungan pengunjung, turut ditingkatkan. Sedangkan pada tatanan transportasi, optimalisasi rambu dan fasilitas keselamatan masih terus diperbaiki.

FKSS mencatat bahwa sembilan tatanan Kota Sehat masih memiliki pekerjaan rumah yang harus diselesaikan bersama, sehingga memerlukan kolaborasi erat antara pemerintah, lembaga, dunia usaha, dan masyarakat. Pemerintah Kota Sukabumi juga mencatat capaian penting dalam penurunan angka stunting yang kini berada di angka 7,9 persen, sekaligus menjadi yang terbaik di Jawa Barat. Prestasi ini merupakan hasil kolaborasi seluruh pihak, bukan kerja satu sektor semata.

Ketua FKSS Ranty Rachatilah menegaskan bahwa FKSS berperan sebagai penghubung antara masyarakat dan pemerintah.

FKSS tidak hanya menjadi forum formal, tetapi menjadi ruang penyampaian aspirasi, kritik, dan masukan objektif untuk meningkatkan kualitas program Kota Sehat.

0 Komentar