SUKABUMI,SUKABUMI.JABAREKSPRES.COM – Lahan pemakaman di Kota Sukabumi makin terbatas. Pemerintah daerah pun memandang perlu dilakukannya pengadaan lahan baru agar ke depan tak timbul masalah.
Kepala Dinas PUTR Kota Sukabumi Sony Hermanto menjelaskan, pengadaan lahan baru pemakaman sudah sangat diperlukan. Kondisi ini dilatarbelakangi semakin terbatasnya lahan pemakaman di Kota Sukabumi.
“Kami, pemerintah daerah melalui Dinas PUTR melakukan pengadaan lahan pemakaman yang nantinya akan dimanfaatkan masyarakat,” kata Sony di sela penyerahan Surat Perintah Pencairan Dana (SP2D) Pengadaan Lahan Makam di Ruang Utama Balai Kota Sukabumi, kemarin (16/12).
Baca Juga:Oknum Ketua RW di Sukabumi jadi Tersangka, Diduga Lakukan Persetubuhan dengan Anak di Bawah UmurDua Atlet Muaythai Kota Sukabumi Lolos ke Porprov Jabar
Adapun lahan yang disediakan terdiri dari tiga bidang. Lokasinya berada di Kelurahan Benteng seluas 1.728 meter persegi, di Kelurahan Gunungpuyuh seluas 862 meter persegi, dan di Kelurahan Karangtengah seluas 500 meter persegi.
Wali Kota Sukabumi Ayep Zaki mengatakan, pengadaan lahan pemakaman merupakan wujud komitmen pemerintah daerah dalam memenuhi kebutuhan dasar masyarakat. Ayep menekankan pentingnya kekompakan dan soliditas seluruh aparatur sipil negara (ASN) dalam mendukung program pemerintah.
Menurutnya, tanpa kebersamaan, berbagai rencana hanya akan menjadi wacana dan tidak menghasilkan manfaat nyata. Ayep mengajak seluruh ASN untuk bersatu dan bekerja dengan semangat menanam kebaikan demi kepentingan Kota Sukabumi ke depan.
Ayep menegaskan, seluruh ASN merupakan aparat rakyat yang harus hadir sebagai pelayan dan pembantu masyarakat. Ia menyampaikan bahwa persoalan mendasar yang harus segera ditangani bersama adalah pengangguran dan kemiskinan.
Keberhasilan program pemerintah, lanjutnya, sangat bergantung pada dukungan dan kekompakan seluruh elemen ASN, karena kesejahteraan akan hadir apabila seluruh pihak menanamkan dan mengupayakan kesejahteraan itu sendiri. (dokpim)
