Dekranasda Kota Sukabumi Dorong Perajin Naik Kelas

Istimewa
DOKPIM/HUMAS PEMKOT SUKABUMI ARAHAN: Para pelaku usaha kerajinan mengikuti kegiatan yang dilaksanakan Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda).
0 Komentar

SUKABUMI – Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Sukabumi, Ranty Rachmatilah, memberikan arahan pada kegiatan temu pelaku usaha kerajinan yang digelar di Rumah Dinas Wali Kota Sukabumi, kemarin (17/12). Kegiatan diikuti para perajin dari seluruh kelurahan dan kecamatan di Kota Sukabumi.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Sekretaris Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskumindag) Kota Sukabumi, jajaran pengurus Dekranasda, serta para pelaku usaha kerajinan di wilayah Kota Sukabumi.

Ranty Rachmatilah menjelaskan, peran Dekranasda sebagai mitra strategis pemerintah daerah dalam mendorong, membina, dan mengembangkan sektor kerajinan. Dia menegaskan, Dekranasda hadir sebagai jembatan yang menghubungkan kreativitas para pengrajin dengan kebutuhan pasar dan pembeli.

Baca Juga:Terapkan Manajemen Talenta Tempatkan Jabatan ASNOpadi, Upaya Kendalikan Inflasi

Ranty menyampaikan, Kota Sukabumi telah memiliki bangunan atau galeri Dekranasda yang diharapkan dapat berfungsi sebagai etalase produk kerajinan serta ruang promosi bagi para pengrajin Kota Sukabumi, termasuk dalam menyambut kunjungan tamu dari berbagai daerah maupun mancanegara.

Ranty menyatakan komitmennya untuk melakukan pendataan terhadap seluruh wilayah di Kota Sukabumi yang memiliki potensi kerajinan sebagai bagian dari ikhtiar memperkuat pembinaan pengrajin secara menyeluruh. Dia menjelaskan bahwa bidang kerajinan yang menjadi fokus pembinaan Dekranasda terdiri dari tujuh jenis, yakni kerajinan tekstil, anyaman, kayu, logam, kulit, batu, dan keramik.

Menurutnya, kualitas sebuah produk tidak akan mengkhianati hasil apabila dikerjakan dengan kesungguhan, konsistensi, dan standar mutu yang baik. Ranty menyinggung keberadaan Lembaga Kaligrafi Al-Qur’an (Lemka) yang berada di Kota Sukabumi dan telah dikenal hingga tingkat internasional. Keberadaan LEMKA dinilai menjadi contoh bahwa Kota Sukabumi memiliki potensi kreativitas dan karya seni bernilai tinggi yang mampu menembus panggung global. (dokpim)

0 Komentar