Berandalan Bermotor Serang Remaja di Cisolok

Istimewa
INTERNET Heri Suryana alias Jaro Midun Kades Cikahuripan
0 Komentar

CISOLOK – Aksi brutal sekelompok pemotor bersenjata tajam kembali menghantui wilayah selatan Kabupaten Sukabumi. Seorang remaja berusia 16 tahun asal Kecamatan Cisolok harus menerima 12 jahitan di bagian tangan setelah diserang orang tak dikenal, Sabtu (22/2) sekitar pukul 00.45 WIB.

Peristiwa mencekam itu terjadi di depan Masjid Jami Nurul Jihad Kampung Citiis Desa Cikahuripan. Saat itu korban bersama tiga temannya tengah menunggu waktu untuk membangunkan warga sahur.

Kepala Desa Cikahuripan, Heri Suryana alias Jaro Midun, menjelaskan, para remaja memang memiliki kebiasaan berkumpul di depan masjid menjelang sahur. “Benar, kejadiannya sekitar jam 00.45 WIB. Anak-anak itu biasa nunggu waktu buat membangunkan sahur. Lagi main HP di pinggir jalan dekat warung yang sudah tutup,” ujarnya, kemarin (22/2).

Baca Juga:Polisi Periksa 16 Saksi Terkait Kematian NS yang Diduga Dianiaya Ibu TiriKetua Bidang I TP-PKK Kota Sukabumi, Dukung Perkembangan UMKM Lokal

Menurutnya, insiden bermula saat rombongan sekitar enam sepeda motor melintas ke arah barat. Namun ketika melihat para remaja nongkrong di tepi jalan, rombongan tersebut tiba-tiba berbalik arah dan menghampiri lokasi.

“Kurang lebih enam motor, mungkin sekitar 12 orang. Begitu lihat anak-anak nongkrong, mereka putar arah. Satu orang turun dan langsung menyerang,” kata Jaro Midun.

Tiga remaja lainnya berhasil melarikan diri. Nahas, korban yang tertinggal mencoba menahan serangan menggunakan tangan kosong hingga akhirnya terkena sabetan senjata tajam. “Yang tiga lari, satu tertinggal. Tangannya kena bacok saat menahan serangan. Malam itu juga langsung dibawa ke puskesmas dan mendapat 12 jahitan,” ungkapnya.

Jaro menduga para pelaku membawa senjata tajam jenis celurit. Meski hanya satu orang yang turun dan melakukan pembacokan, ia menyebut seluruh anggota rombongan terlihat membawa senjata.

“Iya, semuanya bawa senjata tajam. Tapi yang turun cuma satu orang, langsung mengayunkan celurit ke arah anak yang tertinggal,” tuturnya.

Pihak desa telah menyampaikan informasi awal kepada Polsek Cisolok. Rencananya, keluarga korban akan membuat laporan resmi ke Polres Sukabumi. (ndi/ist)

0 Komentar