SUKABUMI – Pemerintah Kota Sukabumi terus menggulirkan program sosial ‘Ayeuna Waktuna Berbagi’ melalui Program 12 PAS (Pemerlu Atensi Sosial). Pada Ramadan, kegiatan difokuskan di Kecamatan Citamiang tepatnya di Kelurahan Nanggeleng dan Kelurahan Gedongpanjang dengan total 10 titik penerima bantuan, kemarin (24/2).
Wali Kota Sukabumi Ayep Zaki menyampaikan, kegiatan kali ini merupakan episode ke-25 dan ke-26 dari rangkaian Program 12 PAS dengan total 10 titik penerima bantuan sosial. “Hari ini kegiatan 12 PAS di bulan Ramadhan. Alhamdulillah sudah selesai. Episode ke-25 dan ke-26 ada 10 titik penerima bantuan sosial. Umumnya mereka semua mendukung dan berharap program ini terus berlanjut,” ujar Ayep.
Program 12 PAS merupakan besutan Wali Kota Sukabumi yang dirancang sebagai model kolaborasi antara pemerintah daerah dengan dunia usaha, perbankan, BUMN, dan BUMD. Skemanya, para pelaku usaha diajak menyisihkan sebagian keuntungan untuk membantu penyelesaian persoalan sosial di Kota Sukabumi.
Baca Juga:Satgas Saber Intensifkan Pengawasan Harga dan StokSatgas Pantau Penyaluran MBG Selama Ramadan, Pastikan SPPG Implementasikan SE BGN
Ayep menyebut, sejumlah BUMN dan perbankan telah terlibat aktif dalam program ini, di antaranya Bank Negara Indonesia, Bank Rakyat Indonesia, Bank Syariah Indonesia, Pegadaian, serta Permodalan Nasional Madani.
“Selain bantuan sembako dan makanan, juga ada uang tunai Rp1 juta. Dari PNM ada bantuan renovasi toilet atau sanitasi. Kemudian dari BRI memberikan alat tulis, tas, buku, pensil, dan perlengkapan sekolah,” jelasnya.
Ayep berharap program tersebut tidak hanya berkelanjutan di Kota Sukabumi, tetapi juga menjadi role model bagi daerah lain di Indonesia dalam mengentaskan persoalan sosial melalui kolaborasi multipihak. “Kota Sukabumi mencanangkan ini sebagai role model. Kalau ini baik, mudah-mudahan bisa diterapkan di seluruh wilayah Indonesia,” tegasnya.
Kepala Cabang Bank BJB Kota Sukabumi, Mochamad Reza, menyatakan dukungan penuh terhadap Program 12 PAS sebagai bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan. “Saya rasa ini program pemerintah kota yang sangat bagus dan harus kita dukung. Bank BJB sebagai bank milik pemerintah daerah tentu akan selalu support terhadap program-program pemerintah daerah,” ujar Reza.
Ia menambahkan, kontribusi BJB dalam program tersebut diharapkan mampu meningkatkan taraf hidup masyarakat Kota Sukabumi secara umum. “Harapannya warga Sukabumi lebih sejahtera dengan program ini, dan BJB bisa menjadi bagian dari itu,” katanya. (mg5)
