JL SURYAKENCANA – Hampir sepekan harga beras medium dan premium di Kota Sukabumi belum kunjung turun. Namun, kondisi itu tak sampai menimbulkan gejolak di masyarakat.
Data pada Senin (9/3), harga beras Ciherang Cianjur I masih bertahan di kisaran Rp15.200 per kg. Begitu pun jenis Ciherang Cianjur ll di kisaran Rp14.800 per kg, Ciherang Sukabumi Rp15.200 per kg, premium kelas I Rp15.200 per kg, dan premium II kisaran Rp14.800 per kg. Sedangkan medium I Rp14.400 per kg dan medium lokal terendah Rp13.500 per kg.
“Hasil pantauan di Pasar Pelita dan Tipar Gede, harga beras memang belum turun sejak terpantau naik pada Kamis (5/9),” kata Kepala Seksi Perdagangan Dalam Negeri Dinas Koperasi Usaha Mikro Perindustrian dan Perdagangan (Diskumindag) Kota Sukabumi, M Rifki, Senin (9/3).
Baca Juga:Sambangi Sukabumi, Bahlil Usulkan Kuota LPDP Alumni Ponpes DiperluasAndreas : Semoga Momen Mudik Tahun Ini Menyenangkan Buat Warga Sukabumi
Rifki menyebut, belum turunnya harga beras dimungkinkan pasokan yang belum stabil. Penyebabnya diindikasikan karena faktor cuaca yang berpengaruh terhadap hasil produksi padi di tingkat petani. “Pasokan pangan itu memang salah satunya dipengaruhi faktor cuaca. Produksi yang berkurang bisa menghambat distribusi pasokan,” ungkapnya.
Secara umum, harga komoditas kebutuhan pangan relatif stabil. Penaikan harga pada Senin (9/3) hanya terjadi pada komoditas cabai merah besar lokal. “Hasil monitoring, komoditas yang harganya naik hanya cabai merah besar lokal. Semula Rp40 ribu, sekarang naik jadi Rp45 ribu per kg,” jelasnya.
Sementara itu komoditas lain yang harganya masih cukup stabil antara lain daging sapi Rp140 ribu per kg, daging ayam broiler Rp40 ribu per kg, dan telur ayam Rp30 ribu per kg.
Sedangkan cabai merah besar TW di kisaran Rp35 ribu per kg, cabai hijau besar Rp30 ribu per kg, cabai keriting merah Rp40 ribu per kg, cabai keriting hijau Rp25 ribu per kg, cabai rawit hijau japlak Rp60 ribu pe kg, cabai rawit hijau gunung Rp40 ribu per kg, dan cabai rawit merah Rp100 ribu per kg. (ndi)
