Banyak Kecelakaan di Jalur Cibadak–Nagrak, DPRD Desak Perbaikan Jalan

Istimewa
Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Sukabumi Iwan Ridwan saat memimpin rapat kerja lintas instansi
0 Komentar

PALABUHANRATU – DPRD Kabupaten Sukabumi menyoroti kondisi jalan rusak di jalur alternatif Cibadak–Nagrak yang dikeluhkan masyarakat karena dinilai memicu meningkatnya kecelakaan lalu lintas. Kerusakan jalan tersebut diduga dipengaruhi aktivitas kendaraan pengangkut material proyek Tol Ciawi–Sukabumi Seksi 3.

Menanggapi keluhan warga, Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Sukabumi Iwan Ridwan memimpin rapat kerja lintas instansi yang digelar di Kantor BKPSDM Kabupaten Sukabumi, Selasa (10/3/2026).

Rapat tersebut menghadirkan sejumlah pihak terkait, mulai dari perwakilan PT Trans Jabar Tol selaku pelaksana proyek, PPK Pengadaan Tanah Jalan Tol 1.9 Kementerian Pekerjaan Umum, ATR/BPN, DPMPTSP, Dinas PU, Dinas Perhubungan, hingga unsur pemerintahan wilayah seperti Camat Nagrak, Camat Cibadak, serta kepala desa dari wilayah terdampak.

Baca Juga:Bupati Buka Puasa dengan Korban Pergerakan Tanah di BantargadungSudah 38 SPPG Kantongi SLHS dan IPAL

Iwan Ridwan mengatakan, rapat tersebut digelar sebagai tindak lanjut atas aspirasi masyarakat yang mengeluhkan kondisi jalan berlubang di jalur alternatif tersebut.

Menurutnya, kerusakan jalan telah berdampak langsung pada meningkatnya risiko kecelakaan, terutama bagi pengendara sepeda motor dan kendaraan umum yang setiap hari melintas. “Kami merasakan langsung keluh kesah masyarakat. Jalan yang berlubang menjadi salah satu penyebab meningkatnya kecelakaan. Karena itu rapat kerja ini digelar untuk mencari solusi agar keselamatan pengguna jalan tetap terjaga,” kata Iwan.

Ia menegaskan, pembangunan infrastruktur berskala nasional seperti proyek jalan tol tidak boleh mengabaikan dampak yang dirasakan masyarakat di sekitar wilayah proyek.

Dari hasil rapat tersebut, pihak pelaksana proyek tol menyatakan komitmen untuk segera melakukan perbaikan sementara terhadap ruas jalan yang mengalami kerusakan akibat aktivitas kendaraan proyek.

Menurut Iwan, perbaikan ini ditargetkan selesai sebelum arus mudik Lebaran tahun ini. “Alhamdulillah sudah ada kesepakatan. Untuk menghadapi Hari Raya Idulfitri, pimpinan proyek tol akan segera melakukan perbaikan jalan dengan target selesai pada H-5 Lebaran,” ujarnya.

Selain itu, DPRD juga mendorong adanya langkah perbaikan yang lebih menyeluruh agar kerusakan jalan tidak terus terjadi selama proses pembangunan tol berlangsung.Film Kabupaten Sukabumi “Kami juga mendorong agar perbaikan secara menyeluruh dapat dimulai sebelum proyek tol selesai, sehingga kondisi jalan tetap aman bagi masyarakat,” tegasnya.

0 Komentar