Kemen-LH Evaluasi Pengelolaan Lingkungan dan Sampah

Istimewa
DOKPIM/HUMAS PEMKOT SUKABUMI ISU LINGKUNGAN: Wakil Wali Kota Sukabumi Bobby Maulana didampingi Ketua Restoe Boemi Kia Florita menerima kunjungan Kementerian Lingkungan Hidup.
0 Komentar

Menurutnya, edukasi mengenai sampah bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga menjadi tanggung jawab seluruh masyarakat. Oleh karena itu, Restoe Boemi terus berupaya membangun kesadaran masyarakat agar lebih peduli terhadap lingkungan.

Selain melalui kampanye di media sosial, Restoe Boemi juga aktif memberikan edukasi ke sekolah-sekolah, mulai dari PAUD hingga SMP. Di Kota Sukabumi sendiri terdapat sekitar 400 PAUD, 128 SD, dan 40 SMP yang menjadi sasaran edukasi pengelolaan sampah.

Melalui kegiatan tersebut, sekolah didorong untuk mengelola sampah organik secara mandiri, misalnya dengan mengolahnya menjadi kompos yang dapat dimanfaatkan untuk tanaman maupun kegiatan hidroponik di lingkungan sekolah.

Baca Juga:Pembangunan Perumahan di Cibeureum tak BerizinWaspadai Penyebaran Campak! Kurun Tiga Bulan Terjadi 23 Kasus

Perwakilan KLH menyampaikan bahwa pengelolaan sampah saat ini menjadi salah satu prioritas nasional yang harus segera diselesaikan. Oleh karena itu, sinergi antara pemerintah daerah, komunitas, dunia usaha, dan masyarakat menjadi kunci dalam mengatasi persoalan sampah.

KLH juga mengapresiasi berbagai upaya yang telah dilakukan oleh Pemerintah Kota Sukabumi bersama komunitas dan masyarakat dalam meningkatkan kesadaran serta aksi nyata dalam pengelolaan sampah.

Melalui diskusi tersebut diharapkan pengelolaan sampah di Kota Sukabumi dapat terus diperkuat sehingga persoalan sampah dapat ditangani secara berkelanjutan dari hulu hingga hilir. (dokpim)

Laman:

1 2
0 Komentar