Penanganan stunting di Kota Sukabumi juga dilakukan melalui intervensi sanitasi lingkungan. Salah satunya melalui program Bersih Sehat untuk Kota yang memanfaatkan dana zakat pegawai kesehatan untuk memperbaiki rumah tidak layak huni menjadi rumah sehat.
Selain itu, strategi penanganan diperkuat melalui peran aktif puskesmas, kecamatan, kelurahan, serta posyandu, dan didukung dengan pemetaan wilayah yang telah dilakukan secara menyeluruh. Bobby menegaskan agar seluruh pihak tidak berpuas diri dan terus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.
“Upaya penurunan stunting harus dilakukan secara berkelanjutan, baik melalui intervensi gizi maupun perbaikan sanitasi, sehingga kualitas kesehatan masyarakat dapat terus meningkat,” pungkasnya. (dokpim)
