GUNUNGGURUH – Seorang pria bernama Wandi (53), warga Kampung Bojong Duren, Desa Cibentang, Kecamatan Gunungguruh, Kabupaten Sukabumi menjadi korban pembacokan yang dilakukan tetangganya sendiri, pada Selasa (7/4/2026) lalu. Pelaku, Ujun (58) diduga merupakan Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ).
Peristiwa terjadi saat korban sedang membuat tenda untuk persiapan momen bahagia, pernikahan anaknya di depan rumah. Tiba-tiba pelaku datang dan melayangkan Senjata Tajam (Sajam) ke arah korban tanpa alasan yang jelas
Kapolsek Gunungguruh, IPTU Iwan Gunawan menjelaskan, insiden berdarah itu terjadi secara tiba-tiba. Tanpa alasan yang jelas, pelaku datang menghampiri korban dengan membawa senjata tajam jenis golok. “Pelaku yang diduga ODGJ datang membawa sebilah golok dan langsung membacok korban di bagian leher tanpa sebab yang jelas,” ujar Iwan
Baca Juga:Dirut PLN Darmawan Prasodjo Raih Penghargaan Green Leadership, PLN Borong 11 PROPER Emas KLH 2025Tangan Siwa MI di Sukaraja Sukabumi Terluka Akibat Nampan MBG
Akibat serangan mendadak tersebut, Wandi mengalami luka robek yang cukup serius di bagian leher. Perangkat desa setempat langsung melarikan korban ke klinik terdekat menggunakan ambulans.
Berdasarkan pemeriksaan medis, luka di leher korban harus mendapat penanganan berupa enam jahitan.
Usai melukai korban, pelaku sempat melarikan diri dan bersembunyi di dalam rumahnya. Kondisi sempat tegang karena pelaku masih memegang senjata tajam yang digunakan untuk membacok korban.
Aparat kepolisian bersama warga sekitar harus melakukan upaya persuasif dan negosiasi agar pelaku bersedia menyerahkan diri tanpa menimbulkan korban tambahan.
Setelah dilakukan negosiasi, pelaku keluar masih membawa golok, namun berhasil dilumpuhkan oleh petugas bersama warga dan langsung diamankan,” tutur Iwan.
Polisi kini telah mengamankan pelaku dan membawanya ke RSUD R. Syamsudin, SH untuk menjalani pemeriksaan medis sekaligus observasi kejiwaan.
Sementara itu, Unit Reskrim Polsek Gunungguruh masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait motif maupun latar belakang kejadian yang meresahkan warga sekitar tersebut.
Baca Juga:TPP P3MD Kabupaten Sukabumi Diajak Perkuat Komunikasi dan KolaborasiPenerima Beasiswa Gratis Harus Darmabaktikan Ilmu untuk Kemajuan Sukabumi
Kabar baiknya, kondisi korban saat ini dilaporkan telah stabil. Setelah mendapatkan perawatan intensif di klinik, Wandi telah diperbolehkan pulang ke rumahnya untuk menjalani masa pemulihan. (IS)
