Layanan Jemput Bola Disdukcapil Kota Sukabumi Permudah Perekaman e-KTP Penyandang Disabilitas

ist
Petugas Disdukcapil Kota Sukabumi bersama Lurah Subangjaya saat melakukan jemput bola perekaman e-KTP.
0 Komentar

SUKABUMI – Pemerintah Kelurahan Subangjaya, Kecamatan Cikole, berkolaborasi dengan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Sukabumi menghadirkan layanan jemput bola perekaman e-KTP bagi warga penyandang disabilitas. Program tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh masyarakat tetap mendapatkan hak administrasi kependudukan secara mudah dan merata.

Pelayanan dilakukan langsung ke rumah warga yang memiliki keterbatasan mobilitas sehingga tidak memungkinkan datang ke kantor pelayanan Disdukcapil. Dalam kegiatan tersebut, dua warga disabilitas berhasil menjalani proses perekaman data e-KTP.

Lurah Subangjaya, Jumyanti menyampaikan, langkah jemput bola menjadi bentuk komitmen pemerintah dalam memberikan pelayanan publik yang inklusif dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Baca Juga:PPA DP2KBP3A Kota Sukabumi Tangani 24 Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak-anakDua Pelajar Nyaris Terseret Banjir Bandang di Curug Cikaso di Cibitung

“Dokumen kependudukan sangat penting karena menjadi syarat utama untuk mengakses berbagai layanan pemerintah, mulai dari kesehatan, bantuan sosial hingga administrasi lainnya. Karena itu kami berupaya memastikan seluruh warga dapat memilikinya,” ujarnya, Rabu (20/05/26).

Menurutnya, koordinasi yang cepat antara pihak kelurahan dan Disdukcapil Kota Sukabumi membuat pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan efektif. Ia pun mengapresiasi respons Disdukcapil yang langsung menindaklanjuti pengajuan dari kelurahan.

Program jemput bola ini juga dinilai mampu memberikan kemudahan bagi warga disabilitas dan keluarga mereka, karena proses administrasi dapat dilakukan tanpa harus menghadapi kendala transportasi maupun akses pelayanan.

Salah seorang keluarga warga penerima layanan, Dedi (45), mengaku sangat terbantu dengan adanya pelayanan jemput bola tersebut. Menurutnya, kondisi anggota keluarganya yang mengalami keterbatasan fisik membuat proses pengurusan administrasi menjadi cukup sulit jika harus datang langsung ke kantor pelayanan.

“Kami merasa terbantu sekali dengan pelayanan seperti ini. Biasanya cukup kesulitan kalau harus membawa keluarga ke kantor Disdukcapil. Sekarang petugas datang langsung ke rumah, jadi lebih mudah dan cepat,” ungkapnya.

Hal serupa disampaikan warga lainnya, Siti Nurhayati (39), yang berharap program jemput bola dapat terus dilakukan secara rutin agar masyarakat dengan keterbatasan mobilitas tetap mendapatkan pelayanan yang maksimal.

“Pelayanan seperti ini sangat baik dan menunjukkan perhatian pemerintah kepada warga. Mudah-mudahan ke depan semakin banyak masyarakat yang bisa merasakan manfaatnya,” katanya.

0 Komentar