Anggaran Terbatas, Pemeliharaan Jalan Harus Tuntas

Istimewa
ILUSTRASI/DOK SUKABUMI EKSPRES PEMELIHARAAN: Petugas di Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Sukabumi melakukan upaya pemeliharaan dan perbaikan jalan di tengah keterbatasan anggaran.
0 Komentar

PALABUHANRATU – Anggaran di Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Sukabumi untuk penanganan jalan sangat terbatas. Kendati demikian, Dinas PU terus berupaya mempertahankan kondisi jalan yang masih bagus dengan melakukan pemeliharaan rutin.

Sehingga umur teknis jalan bisa bertahan lama dan tidak cepat rusak. Termasuk pembabatan ilalang di sepanjang bahu jalan dan pembersihan sampah yang menyumbat drainase.

“Penanganan jalan rusak di beberapa wilayah tidak bisa seluruhnya dilakukan tahun ini. Karena anggaran di dinas sangat terbatas. Namun, kami berupaya melakukan pemeliharaan ruitn untuk mempertahankan jalan yang masih bagus,” kata Kepala Dinas PU Kabupaten Sukabumi, Uus Firdaus, kepada wartawan, belum lama ini.

Baca Juga:Proyek Pembangunan Jembatan Diduga Serobot Lahan WargaFasum Bernilai Rp11 Miliar Terbengkalai, Banyak Sarana dan Prasarana

Ruas jalan kabupaten dengan kerusakan paling parah berada di wilayah Kecamatan Jampangtengah, Sagaranten, Jampangkulon, Palabuhanratu, Cicurug, dan Cibadak. Kondisi kerusakannya mencapai 39,02 persen atau sekitar 555,65 kilometer dari total jalan sepanjang 1.424 kilometer. Adapun anggaran penanganan jalan yang dibutuhkan mencapai sekitar Rp550 miliar per tahun.

“Kami perkirakan, penanganan jalan rusak di seluruh wilayah Kabupaten Sukabumi bisa selesai dalam waktu lima tahun,” ucapnya.

Saat ini, kemampuan Dinas PU dalam melakukan perbaikan jalan rusak berat dan sedang sekitar 150 kilometer per tahun. Namun begitu, pemeliharaan rutin sangat penting agar umur teknis jalan bisa mencapai 10 tahun.

“Seluruh pegawai UPTD di masing-masing wilayah rutin melakukan pengecekan drainase dan membabat rumput liar di bahu jalan. Kegiatan ini dapat mempertahankan umur jalan tidak cepat rusak,” pungkasnya. (ndi)

0 Komentar