Terapi Stem Cell di RS Bunut jadi Acuan

Istimewa
DOKPIM/HUMAS PEMKOT SUKABUMI KUNKER: Wali Kota Sukabumi Ayep Zaki menerima kunjungan kerja Wali Kota Banjar, Darsono, yang juga sekaligus meninjau layanan terapi stem cell di RSUD R Syamsudin SH.
0 Komentar

JL RUMAH SAKIT – Layanan terapi stem cell di RSUD R Syamsudin SH Kota Sukabumi mendapat kunjungan langsung dari Wali Kota Banjar, Darsono, Sabtu (13/6). Selain mempererat hubungan antardaerah, kunjungan itu juga bertujuan melihat secara langsung perkembangan layanan terapi stem cell yang saat ini menjadi salah satu layanan kesehatan unggulan milik Pemerintah Kota Sukabumi.

Wali Kota Banjar meninjau berbagai aspek pengembangan terapi stem cell yang dikembangkan RSUD R Syamsudin SH melalui kerja sama dengan Stem Cell and Cancer Research (SCCR) Indonesia. Kolaborasi tersebut bertujuan menghadirkan layanan medis inovatif dan komprehensif yang dapat menjawab kebutuhan masyarakat terhadap teknologi kesehatan modern.

Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki, menjelaskan perkembangan dunia kedokteran saat ini terus bergerak menuju metode pengobatan yang lebih presisi dan regeneratif. Salah satu inovasi yang banyak mendapat perhatian adalah pemanfaatan sel punca atau stem cell dalam penanganan berbagai penyakit. Menurut Ayep, stem cell merupakan sel unik yang memiliki kemampuan memperbarui diri dan berkembang menjadi berbagai jenis sel spesifik sesuai kebutuhan tubuh. Kemampuan tersebut menjadikan stem cell sebagai sistem perbaikan alami yang berperan dalam menggantikan jaringan tubuh yang rusak.

Baca Juga:Proyek Pembangunan Jembatan Diduga Serobot Lahan WargaFasum Bernilai Rp11 Miliar Terbengkalai, Banyak Sarana dan Prasarana

“RSUD R Syamsudin SH bekerja sama dengan Stem Cell and Cancer Research (SCCR) Indonesia, kini menghadirkan layanan unggulan ini untuk menjawab kebutuhan masyarakat akan terapi medis yang inovatif dan komprehensif,” ujarnya.

Layanan yang dikembangkan menggunakan Mesenchymal Stem Cells (MSCs), yaitu jenis sel punca yang memiliki kemampuan menghasilkan growth factor dan sitokin antiinflamasi. Kandungan tersebut diyakini mampu membantu mempercepat proses regenerasi jaringan tubuh yang mengalami kerusakan atau gangguan fungsi.

Selain mengedepankan aspek inovasi, layanan terapi stem cell di RSUD R Syamsudin SH juga didukung proses produksi yang memenuhi standar Cara Pembuatan Obat yang Baik (CPOB). Bahkan, layanan tersebut telah memperoleh status halal berdasarkan hasil kajian Forum Bahtsul Masail. Terapi stem cell memiliki potensi besar dalam membantu penanganan berbagai penyakit kronis dan degeneratif. Beberapa di antaranya meliputi diabetes, gagal ginjal, penyakit autoimun, stroke, autisme, hingga berbagai kondisi inflamasi akut maupun kronis.

0 Komentar