Satu Keluarga di Simpenan Keracunan, Diduga dari Susu Kemasan MBG

Istimewa
SPPG : Gedung miliki SPPG Cidadap di Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi. (foto : ist)
0 Komentar

Menurut Tedi, berdasarkan informasi dari dokter pendamping, keluhan kesehatan yang dialami korban diduga berkaitan dengan cara penyimpanan dan konsumsi susu yang tidak sesuai. Susu yang telah dibuka pada malam hari diketahui kembali diminum pada keesokan paginya.

Meski penyebab kejadian tersebut masih dalam pendalaman, pihak pengelola MBG tetap memberikan pendampingan kepada keluarga terdampak. “Sebagai bentuk pertanggungjawaban kami, tetap kami bertanggung jawab, apa pun bentuknya. Kami kasih uang kadeudeuh, kemudian kami kasih obat sesuai arahan dari Pak Dokter,” ungkap Tedi.

Ia menegaskan seluruh produk yang didistribusikan telah melalui proses pemeriksaan sebelum disalurkan kepada penerima manfaat. Bahkan, sejumlah susu yang sebelumnya dinilai mencurigakan tidak jadi dibagikan dan langsung dikembalikan kepada pemasok.

Baca Juga:Tak Ingin Jadi Beban Keluarga, Remaja di Palabuhanratu Nekad Gantung DiriWabup Sampaikan Nota Pengantar Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025

Sebagai langkah evaluasi, pengelola MBG berencana meningkatkan sosialisasi kepada penerima manfaat terkait tata cara penyimpanan dan konsumsi susu kemasan yang benar. Upaya tersebut dilakukan untuk mencegah kejadian serupa terulan

g di kemudian hari. (mg3)

Laman:

1 2
0 Komentar