Manfaatkan Momen Apeksi Perluas Jaringan

Istimewa
DOKPIM/HUMAS PEMKOT SUKABUMI RAKERNAS: Wali Kota Sukabumi Ayep Zaki menghadiri Rakernas ke-XVIII Apeksi di Medan, Sumatera Utara, Selasa (30/6).
0 Komentar

MEDAN – Pemerintah Kota Sukabumi memanfaatkan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) ke-XVIII Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi) sebagai momentum memperluas jejaring kerja sama antardaerah sekaligus menyerap berbagai inovasi pembangunan yang dapat diterapkan di Kota Sukabumi. Komitmen tersebut ditegaskan Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki, saat menghadiri rangkaian pembukaan Rakernas di Kota Medan, Sumatera Utara, Selasa (30/6).

Didampingi Ketua Tim Penggerak PKK Kota Sukabumi, Ranty Rachmatilah, Ayep menghadiri Gala Dinner yang menjadi salah satu agenda pembuka Rakernas Apeksi XVIII. Kegiatan tersebut mempertemukan kepala daerah dari 98 kota di Indonesia dalam suasana penuh keakraban sebagai upaya mempererat komunikasi sekaligus membangun kolaborasi lintas daerah.

Rakernas Apeksi XVIII berlangsung selama tiga hari, mulai 30 Juni hingga 2 Juli 2026, dengan mengangkat tema “Kota Tangguh, Bangsa Berdaulat.” Tema tersebut merefleksikan komitmen pemerintah kota di seluruh Indonesia untuk memperkuat ketahanan daerah sebagai fondasi pembangunan nasional yang berkelanjutan.

Baca Juga:Warga Sulit Peroleh Air Bersih, Polres Sukabumi Kota dan BPBD Salurkan BantuanProyek Jembatan Pamuruyan di Cibadak Sukabumi Dikorupsi 9,84 Miliar

Menurut Ayep Zaki, forum Apeksi memiliki nilai strategis karena menjadi ruang bagi pemerintah kota untuk bertukar pengalaman, menyampaikan gagasan, sekaligus mencari solusi bersama terhadap berbagai tantangan pembangunan yang dihadapi daerah.

“Ini adalah forum yang sangat strategis bagi Kota Sukabumi sendiri, karena dengan kehadiran di forum ini pemerintah kota bisa memperkuat sinergi dan kolaborasi dalam menghadapi tantangan pembangunan ke depan. Sekaligus juga mendorong terwujudnya kemandirian dan daya saing Kota Sukabumi sebagai fondasi kemajuan bangsa,” ujar Ayep, dalam keterangan tertulisnya, kemarin (1/7).

Ia menilai, tantangan pembangunan daerah saat ini tidak dapat diselesaikan secara parsial. Karena itu, diperlukan kolaborasi antarpemerintah daerah agar berbagai kebijakan dan inovasi yang berhasil diterapkan di suatu kota dapat menjadi referensi bagi daerah lain.

Selama mengikuti Rakernas, Ayep dijadwalkan menghadiri seluruh rangkaian kegiatan yang telah disiapkan panitia. Pada hari pertama, peserta mengikuti registrasi, forum diskusi, Gala Dinner, hingga penutupan Gelar Melayu Serumpun yang menjadi bagian dari penyambutan peserta dari seluruh Indonesia.

Sementara pada hari-hari berikutnya, berbagai agenda strategis telah disiapkan, di antaranya Dialog Kota Tangguh, forum tematik pembangunan perkotaan, City Tour, Ladies Program Fun Cooking Daun Ubi Tumbuk, hingga Karnaval Nusantara yang menjadi ajang promosi budaya daerah sekaligus mempererat hubungan antarkota.

0 Komentar