SUKABUMI – Ketua Tim Penggerak PKK (TP PKK) Kota Sukabumi, Ranty Rachmatilah, mengingatkan kader PKK dan Posyandu lebih bijak menerima serta menyebarkan informasi. Ia menekankan pentingnya melakukan penyaringan informasi atau verifikasi terlebih dahulu sebelum membagikannya kepada orang lain.
Ranty tidak hanya memberikan motivasi kepada kader PKK dan Posyandu, tetapi juga mengajak mereka turut menjaga kondusivitas lingkungan melalui sikap positif dan bijak dalam menyikapi berbagai informasi. Menurut Ranty, kader PKK dan Posyandu memiliki posisi penting sebagai bagian dari pelayanan kepada masyarakat.
Karena itu, mereka dituntut memiliki pola pikir positif dalam menjalankan peran di tengah kondisi masyarakat yang dinamis. “Hari ini saya ada di Kelurahan Cikondang. Tentunya saya memberikan informasi untuk menyemangati ibu-ibu PKK dan Posyandu. Kita sebagai pelayan publik, tentunya kita harus mempunyai mindset yang positif,” ujar Rantysaat menghadiri kegiatan di Kelurahan Cikondang Kecamatan Citamiang, kemarin (7/9).
Baca Juga:Ribuan Warga Terima Bantuan Pangan *Di Kelurahan Cibeureum Hilir Terdapat 1.359 PenerimaPeduli Korban Kebakaran, Wakil Ketua DPRD Sukabumi Salurkan Bantuan
Kondisi yang dihadapi masyarakat di lapangan tidak selalu berjalan sesuai harapan. Berbagai persoalan sosial maupun kondisi kehidupan masyarakat dapat menjadi tantangan tersendiri bagi para kader yang bersentuhan langsung dengan warga. “Karena kondisi di lapangan yang kita hadapi tidak semuanya baik-baik saja. Karena itu ibu-ibu harus memiliki mindset positif dan selanjutnya, semangat bagaimana kita bangkit kembali dari keadaan yang tidak baik-baik saja,” katanya.
Selain memberikan penguatan kepada para kader, Ranty juga menyoroti persoalan penyebaran informasi yang belum terverifikasi atau hoaks. Menurut dia, masyarakat saat ini sangat mudah memperoleh dan meneruskan informasi, terutama melalui berbagai platform komunikasi dan media sosial.
Dalam kondisi tersebut, kemampuan untuk memilah informasi menjadi penting. Ranty mengajak para kader tidak langsung mempercayai maupun menyebarkan informasi yang diterima sebelum mengetahui kebenarannya. “Tadi juga saya menekankan terkait hoaks. Saya menekankan, harus saring dulu sebelum sharing,” tegasnya. (mg5)
