Lansia Asal Simpenan Hanyut Terbawa Sungai Cimandiri

Lansia Asal Simpenan Hanyut
EVAKUASI : Tim SAR dibantu Sejumlah warga sekitar saat melakukan pencaharian Damini (85) warga Kampung Mariuk RT01 RW01, Desa Cidadap, Kecamatan Simpenan yang hanytut di sungai Cimandiri, belum lama ini (23/05). (FOTO : ISTIMEWA)
0 Komentar

SIMPENAN – Peristiwa warga yang hilang karena hanyut terbawa arus sungai kembali terjadi di Kabupaten Sukabumi, kali ini kejadian serupa menimpa Damini (85) asal Kampung Mariuk RT01 RW01, Desa Cidadap, Kecamatan Simpenan, belum lama ini (23/05).

Pria lanjut usia ini hilang tenggelam terbawa arus sungai Cimandiri, korban diduga terpeleset dari tebing lalu jatuh ke dalam sungai. Ketika beraktivitas di lokasi kejadian yang tak jauh dari tempat tinggalnya. “Diduga korban jatuh ke bawah dan langsung tercebur ke sungai cimandiri, dikarenakan lokasi rumah korban dan masjid dekat dengan sungai,” ucap Koordinator Sarda kabupaten Sukabumi Okih Pajri, kemarin (24/05).

BACA JUGA : Lewat World Economic Forum, Mendag Tingkatkan Kerja Sama Perdagangan

Baca Juga:95 CPNS Pemkot Sukabumi Ikuti Latsar Tahun 2022Jadi Pusat Dakwah, Kelurahan Palabuhanratu Bangun Sekertariat

Kejadian nahas itu terlihat oleh Agung Gunawan (20) warga sekitar, saksi saat itu tengah menambang pasir di aliran sungai Cimandiri yang tak jauh dari lokasi korban terjatuh. “Kejadian diketahui oleh warga yang sedang mengambil pasir di sungai Cimandiri, namun dia tidak sempat menolong karena korban sudah tidak terlihat,” bebernya.

Hingga saat ini, Korban tenggelam masih belum berhasil ditemukan. Tim SAR gabungan sedang melakukan operasi pencarian dengan menyisir sungai mulai dari lokasi kejadian hingga muara Cimandiri.

BACA JUGA : Temui Dubes USTR,  Mendag: Sinergi Indo-Pasifik dengan ASEAN Dukung Ekonomi Kawasan

Sebelumnya, peristiwa hampir serupa menimpa Mardi (58) warga Desa Cimaja, Kecamatan Cikakak, Kabupaten Sukabumi. Korban hilang hilang terseret luapan sungai Cimaja saat tengah memancing ikan sidat, beberapa waktu lalu (16/05).

Korban belum berhasil ditemukan meski tim SAR gabungan telah melakukan upaya pencarian, hingga akhirnya operasi dihentikan setelah tujuh hari proses pencarian tidak membuahkan hasil. (mg1)

0 Komentar