MUI Sukabumi Ajukan Pengamanan, Pasca Penembakan di MUI Pusat!

MUI Sukabumi Ajukan Pengamanan Setelah Kejadian Penembakan di MUI Pusat
Tragedi penembakan yang terjadi di kantor MUI Pusat, merupakan sebuah peristiwa yang cukup menggeparkan di kalangan publik.
0 Komentar

Sukabumi Ekspres – Tragedi penembakan yang terjadi di kantor MUI Pusat, merupakan sebuah peristiwa yang cukup menggeparkan di kalangan publik. Merespon kejadian tersebut, MUI Sukabumi turut meminta pengamanan kepada pihak kepolisan.

Diketahui bahwa kasus penembakan oleh pelaku bernama Mustofa (60) di kantor MUI Pusat, pada Selasa, 2 Mei 2023 lalu. Mengingat motif atas aksi penembakan yang dilakukan oleh sang pelaku merupakan sebuah hal yang bersifat kontradiktif.

Pasalnya, pelaku telah mengirimkan beberapa surat berisi ancaman kepada pihak yang dianggap sebagai target penembakan, salah satunya yaitu Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia.

Baca Juga:Bos Kontraktor ‘Bro Ron’ Kritik Menteri BUMN, Usai Tertangkapnya Dirut PT Waskita KaryaSpesifikasi Poco F5 Rilis Pada 9 Mei 2023, Xiaomi Tawarkan Performa Smartphone Kelas Atas!

Menurut keterangan, pelaku menuntut sebuah pengakuan bahwa dirinya adalah ‘Wakil Tuhan’. Hal itu disampaikan oleh Dirreskrimun Polda Metro Jaya Kombes Pol Hengki Haryadi.

“Niat dari tersangka tekah dimulai sejak 2018, dari surat-surat tersebut jika yang bersangkutan tidak diakui akan melakukan tindakan kekerasan terhadap pejabat-pejabat negeri dan juga MUI,” ujarnya.

Buntut atas kasus tersebut, MUI Kota dan Kabupaten Sukabumi pun meminta pengamanan dari aparat penegak hukum (APH).

Ketua MUI Kota Sukabuni, KH Aab Abdullah mengatakan, sejauh ini MUI sudah meminta pengamanan kepada Polres Sukabumi Kota untuk mengantisipasi adanya kejadian serupa di daerah.

“Ya, jangan sampai merembet ke daerah. Karena itu saya sudah konfimasi dengan Kapolres. Mohon langkah untuk keamanan di daerah, jangan sampai di pusat limpahnya ke daerah. Karena itu harus ada preentif untuk pengamanan,” kata Aab kepada wartawan, Selasa (2/4).

Menurut Aab, MUI saat ini memilih untuk mengambil langkah secara hati-hati sehingga tidak memantik persoalan baru di Kota Sukabumi. “Saya koordinasi dengan Sekum, mohon juga harus ada pengamanan. Karena di daerah juga harus hati-hati,” paparnya.

MUI Pusat masih menganalisa kejadian penembakan yang dilakukan pria yang mengaku nabi. Bahkan, hingga kini motif penembakan tersebut belum diketahui secara pasti. “Yang jelas kami di daerah akan tetap waspada,” ungkapnya.

Baca Juga:Ternyata Ini Alasan Poco F5 dan Poco F5 Pro Jadi Incaran Banyak Pembeli! Apa Penyebabnya?Pelaku Penembakan di Kantor MUI, Tulis Surat Ancaman Sebelum Tewas

Sementara itu, Humas MUI Kabupaten Sukabumi, Asep Budi K kepada Radar Sukabumi mengatakan, pengrusakan dengan penembakan Kantor MUI Pusat merupakan tindak kekerasan yang tidak bisa dibenarkan. Apa pun motif dan tujuannya.

0 Komentar