Puslabfor Turun Tangan, Selidiki Kasus Ledakan Tabung Gas

Puslabfor Turun Tangan, Selidiki Kasus Ledakan Tabung Gas
0 Komentar

SUKABUMI EKSPRES – Polres Sukabumi mendatangkan tim Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Mabes Polri untuk menyelidiki meledaknya tabung compressed natural gas (CNG) atau gas alam terkompresi yang diangkut sebuah truk bernomor polisi B 9496 SYX.

Akibat kejadian di Jalan Raya Sukabumi-Bogor, Kampung Lodaya I Desa Karangtengah Kecamatan Cibadak itu, dua orang meninggal dunia dan beberapa orang terluka serta sejumlah bangunan mengalami kerusakan.

“Hari ini (kemarin) kami mendatangkan tim dari Puslabfor Mabes Polri untuk melakukan pemeriksaan dan mencari tahu penyebab ledakan tersebut,” ujar Kasatreskrim Polres Sukabumi AKP Ali Jupri kepada wartawan, kemarin (29/11).

Baca Juga:Jaga Kebersihan, Gunungparang Luncurkan Mata BersihPGRI Perjuangkan Nasib Guru Non-ASN

Pemeriksaan di antaranya dilakukan dengan mengambil isi tabung. Lalu truk pengangkut tabung gas juga ikut diperiksa.

Ali menjelaskan, saat kejadian truk mengangkut sebanyak 20 tabung. Pascaledakan, di dalam truk terdapat 18 tabung. Satu tabung yang terpental ditemukan di sekitar parit. Sedangkan satu tabung lagi hilang misterius.

“Saat ini sudah kita dapatkan 19 tabung karena mobil tersebut mengangkut 20 tabung. Sampai saat ini masih satu tabung belum ditemukan. Kami masih melakukan pencarian. Dari informasi warga, mereka melihat ada tabung yang terbang,” jelasnya.

Polisi sudah memeriksa saksi-saksi di antaranya sopir, teknisi, maupun dari pihak manajemen perusahaan. Ali mengimbau masyarakat menginformasikan sekecil apapun temuan di lapangan untuk memudahkan penyelidikan.

“Kepada masyarakat yang ada di sekitaran TKP daerah Cibadak kami mohon bantuannya untuk apabila menemukan tabung gas yang seperti contoh yang ada silakan informasi kepada kami,” pungkasnya. (ist)

0 Komentar