Kabupaten Sukabumi Bersiap Hadapi Libur Panjang, Dorong Wisata Aman dan Nyaman

Istimewa
DOK/SUKABUMI EKSPRES WISATA FAVORIT: Kawasan pesisir pantai selatan Kabupaten Sukabumi masih menjadi wisata favorit bagi wisatawan lokal maupun dari luar daerah.
0 Komentar

SUKABUMI – Kabupaten Sukabumi bersiap menghadapi libur panjang Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru). Terutama kesiapan tempat-tempat wisata yang selama ini masih menjadi tempat favorit

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Sukabumi, Ali Iskandar, mengatakan menghadapi libur Nataru, Kabupaten Sukabumi diprediksi bakal dikunjungi wisatawan. Karena itu, dipandang perlu mempersiapkan semaksimal mungkin untuk memberikan kenyamanan kepada wisatawan.

“Kami mengajak seluruh pelaku pariwisata dan masyarakat bersama-sama menyelenggarakan wisata yang aman, nyaman, tertib, dan berkesan,” kata Ali, belum lama ini.

Baca Juga:Wali Kota Sukabumi Berbagi Berkah di Kelurahan SriwidariDisdukcapil Kota Sukabumi Gelar Isbat Nikah Terpadu

Ali menjelaskan, libur panjang Nataru harus menjadi momentum mendorong pertumbuhan ekonomi berkualitas. Karena itu, pemerintah daerah terus mendorong sektor pariwisata unggulan di Kabupaten Sukabumi.

“Dengan banyaknya wisatawan yang datang, maka ekonomi juga akan tumbuh,” pungkasnya.

Wakil Bupati Sukabumi, Andreas, persiapan menghadapi Nataru tak hanya soal wisata yang aman, nyaman, dan tertib, tapi juga kesiapan jalur kendaraam yang akan dilintasi kendaraan wisatawan. Menurutnya, jalur-jalur tersebut harus sudah siap digunakan secara optimal. “Sudah kami bahas bahwa Pemkab Sukabumi sudah siap untuk mengamankan Nataru 2025. Semua lokasi pengamanan sudah disiapkan untuk menjamin kenyamanan yang akan berlibur di Kabupaten Sukabumi,” kata Andreas.

Andreas mengajak para pemangku kepentingan, terkait sektor pariwisata mengajak agar menyajikan tempat-tempat tujuan wisata dengan terpenuhi Sapta Pesona Pariwisata.

“Sehingga para wisatawan yang memanfaatlan momentum Nataru di Kabupaten Sukabumi merasa merasa aman, nyaman, dan penuh kesan baik,” pungkasnya. (ben)

0 Komentar