JL R SYAMSUDIN SH – Seluruh posisi Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama atau eselon II di lingkungan Pemerintah Kota Sukabumi kini resmi terisi penuh. Tidak ada lagi jabatan yang diisi Pelaksana Tugas (Plt) setelah Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki, melantik dan merotasi sejumlah pejabat di lingkungan Pemkot Sukabumi di Ruang Utama Balai Kota Sukabumi, kemarin (3/6).
Pelantikan dan rotasi pejabat tersebut menjadi bagian dari langkah strategis Pemerintah Kota Sukabumi dalam memperkuat struktur birokrasi sekaligus mempercepat pencapaian target Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang diproyeksikan mencapai Rp1 triliun pada tahun 2031.
Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki, mengatakan pengisian seluruh jabatan eselon II dilakukan untuk membangun tim kerja yang solid dan memiliki visi yang sama dalam mendukung pembangunan daerah serta meningkatkan kemandirian fiskal Kota Sukabumi.
Baca Juga:Curug Luhur Cikurutug di Sukabumi Kembali Ramai Dikunjungi WisatawanRatusan ASN Pemkab Sukabumi Ikuti Lari Santai Lima Km Road To Run
“Kita fokus bagaimana meningkatkan PAD. PAD kita ingin mencapai Rp1 triliun bahkan di atas itu. Insya Allah, mudah-mudahan tahun 2031 bisa tercapai,” ujar Ayep usai pelantikan.
Menurutnya, target peningkatan PAD tersebut menjadi salah satu prioritas utama pemerintah daerah dalam beberapa tahun ke depan. Untuk mewujudkannya, diperlukan dukungan penuh dari seluruh perangkat daerah yang mampu bekerja secara kompak dan terintegrasi.
“Makanya saya perlu tim yang solid untuk mengejar target pendapatan asli daerah, dan saya selalu fokus di situ,” katanya.
Ayep menjelaskan, peningkatan PAD menjadi kunci penting bagi keberlangsungan pembangunan Kota Sukabumi. Dengan kemampuan fiskal yang semakin kuat, pemerintah daerah akan memiliki ruang yang lebih luas untuk membiayai berbagai program pembangunan tanpa terlalu bergantung pada bantuan pemerintah pusat maupun sumber pendanaan eksternal lainnya.
Ia menilai, kemandirian fiskal menjadi fondasi utama dalam menjaga kesinambungan pembangunan daerah. Oleh karena itu, seluruh organisasi perangkat daerah dituntut untuk mampu menggali potensi pendapatan yang dimiliki secara optimal.
“Implementasinya dari anggaran itu bisa langsung dilihat. Pembangunan kita akan konsisten dari PAD. Pembangunan Kota Sukabumi akan konsisten dari PAD,” tegasnya.
Ayep juga menyampaikan pesan kepada seluruh pejabat yang baru dilantik maupun yang mendapat promosi dan rotasi jabatan. Ia meminta seluruh jajaran birokrasi menjaga kekompakan dan soliditas dalam menjalankan roda pemerintahan. “Satu pesan saya, hari ini kompak dan solid,” pesannya.
