Selain itu, dilakukan pula penataan lingkungan sosial guna mendukung aktivitas masyarakat secara berkelanjutan.
Ia menegaskan, program tersebut tidak menggunakan anggaran APBD secara langsung, melainkan mengedepankan kolaborasi dengan berbagai pihak filantropi, sementara pemerintah berperan dalam penyediaan sumber daya manusia dan pendampingan.
Secara umum, angka kemiskinan di Jawa Barat juga mengalami penurunan dari 7,08 persen menjadi 6,78 persen. Penurunan ini turut diiringi membaiknya tingkat kedalaman dan keparahan kemiskinan, yang menunjukkan berkurangnya kesenjangan sosial. (mg5)
