Citamiang jadi Lokasi Diresmikannya Kampung Sosial

Istimewa
SOFWAN ZULFIKAR/SUKABUMI EKSPRES PERESMIAN: Pemprov Jabar dan Pemkot Sukabumi meresmikan Kampung Sosial di Kelurahan Cikondang Kecamatan Citamiang.
0 Komentar

CITAMIANG – Pemerintah Kota Sukabumi menargetkan terwujudnya Kota Sosial yang berkeadilan melalui penguatan program berbasis kolaborasi lintas sektor. Program Kampung Sosial di Kecamatan Citamiang menjadi langkah awal dalam upaya mempercepat penanganan berbagai persoalan sosial di daerah tersebut.

Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki, menyatakan program tersebut merupakan bagian dari visi jangka panjang pemerintah daerah dalam mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh masyarakat. “Kampung Sosial bukan sekadar program jangka pendek, melainkan bagian dari visi besar menuju Kota Sosial,” ujarnya, kemarin (7/4).

Menurutnya, intervensi sosial yang dilakukan saat ini difokuskan pada penurunan angka stunting, kemiskinan, dan pengangguran, serta penguatan sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) melalui dukungan dana filantropis.

Baca Juga:Kemilau Batu Bercahaya Dorong Pelaku EkrafMuscab PKB Jaring 7 Balon Ketua

Ia menambahkan, konsep Kota Sosial yang diusung sejalan dengan nilai sila kelima Pancasila, yakni keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. “Dimulai dari Kampung Sosial, kita naikkan menjadi Kota Sosial, hingga akhirnya tercipta wilayah yang berkeadilan secara sosial,” katanya.

Dalam pelaksanaannya, pembiayaan program tidak hanya mengandalkan APBD, tetapi juga bersumber dari APBN, bantuan sosial pemerintah pusat dan provinsi, serta dukungan lembaga filantropi. Salah satu lembaga yang terlibat adalah Yayasan Doa Bangsa yang berkontribusi melalui pembangunan perumahan serta pemberian beasiswa rutin kepada masyarakat.

Ayep juga mengungkapkan, angka kemiskinan di Kota Sukabumi menunjukkan tren penurunan dari 7,2 persen menjadi 6,9 persen atau turun sebesar 0,3 persen. Meski demikian, pemerintah menargetkan penurunan yang lebih signifikan, yakni sekitar 1 persen setiap tahun.

Upaya tersebut akan ditempuh melalui sinergi lintas sektor dengan melibatkan pemerintah, swasta, serta masyarakat. Ia menekankan pentingnya kerja bersama dalam menyelesaikan persoalan sosial secara menyeluruh.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Provinsi Jawa Barat menjelaskan, program Kampung Sosial merupakan instruksi khusus yang akan diterapkan di seluruh kabupaten dan kota di Jawa Barat. Di Kampung Cikondang, program ini menyasar 143 Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS) melalui berbagai bentuk bantuan, mulai dari rehabilitasi sosial, penyaluran sembako, bantuan alat bantu seperti kursi roda, pelatihan keterampilan, hingga bantuan modal usaha.

0 Komentar