Tekan Angka Pengangguran melalui Job Fair

Istimewa
DOKPIM/HUMAS PEMKOT SUKABUMI BURSA KERJA: Wali Kota Sukabumi Ayep Zaki membuka kegiatan job fair yang dilaksanakan di Politeknik Sukabumi, Sabtu (25/4).
0 Komentar

JL BAKSIR – Pemerintah Kota Sukabumi mengupayakan penurunan angka pengangguran melalui penyediaan akses kerja yang lebih luas bagi masyarakat. Salah satunya diwujudkan melalui pelaksanaan bursa kerja atau Job Fair yang digelar di Politeknik Sukabumi, Sabtu (25/4).

Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki, menegaskan kegiatan bursa kerja tersebut menjadi langkah konkret pemerintah daerah dalam membuka peluang kerja sekaligus menjembatani kebutuhan tenaga kerja dengan dunia usaha. “Job Fair ini adalah bentuk komitmen pemerintah dalam membuka jalan dan menjemput peluang bagi para pencari kerja di Kota Sukabumi,” ujar Ayep Zaki.

Kegiatan tersebut menghadirkan puluhan perusahaan dari berbagai sektor dengan ratusan lowongan pekerjaan yang dapat diakses langsung masyarakat. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi ruang kolaborasi antara pemerintah, dunia pendidikan, dan sektor swasta dalam memperkuat ekosistem ketenagakerjaan.

Baca Juga:Walkot Sukabumi Bertemu Wamenpora, Dorong Infrastruktur Olahraga dan KepemudaanPelaku Usaha Terancam Gulung Tikar, Dampak Pelaksanaan Pengerjaan Ruas Jalan Gudang

Menurut Ayep Zaki, sinergi lintas sektor sangat penting untuk memastikan masyarakat memiliki kesempatan yang lebih besar dalam memperoleh pekerjaan yang layak dan sesuai dengan kompetensi. “Ini adalah bentuk sinergi antara pemerintah, akademisi, dan dunia usaha. Kita ingin memastikan masyarakat Sukabumi mendapatkan akses kerja yang lebih terbuka,” jelasnya.

Penyelenggaraan Job Fair tidak akan berhenti sebagai kegiatan seremonial semata. Pemerintah Kota Sukabumi telah merencanakan agenda tersebut untuk digelar secara rutin sebanyak empat kali dalam satu tahun.

Dengan menjadikan Politeknik Sukabumi sebagai pusat pelaksanaan bursa kerja, diharapkan kegiatan ini mampu menjadi sistem yang berkelanjutan dalam menekan angka pengangguran di daerah. “Kita rencanakan Job Fair ini digelar empat kali dalam setahun. Ini bagian dari langkah sistematis agar penanganan pengangguran bisa dilakukan secara berkelanjutan,” tegasnya. (mg5)

0 Komentar