Isu pembangunan nasional juga menjadi bagian dari tuntutan. Massa aksi meminta dilakukan audit serta pertanggungjawaban terhadap proyek pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) yang dinilai masih berada dalam kondisi penuh ketidakpastian.
Selain menyuarakan isu nasional, mahasiswa turut menyoroti pelayanan publik di Kabupaten Sukabumi, khususnya di RSUD Palabuhanratu. BEM Nusantara mendesak Bupati Sukabumi bersama DPRD Kabupaten Sukabumi, khususnya Komisi IV, untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pengelolaan rumah sakit milik pemerintah daerah tersebut.
Mereka menilai masih terdapat persoalan terkait kebersihan lingkungan rumah sakit yang perlu segera ditangani. Di samping itu, mahasiswa juga meminta dilakukan penataan ulang tata kelola parkir di lingkungan RSUD Palabuhanratu, termasuk penetapan tarif yang jelas sesuai ketentuan yang berlaku.
Baca Juga:Pemkot Sukabumi Komitmen Sukseskan Sensus EkonomiPAD Biayai Pembangunan Infrastruktur
BEM Nusantara menegaskan bahwa perbaikan sistem parkir harus dibarengi dengan upaya menjamin kenyamanan dan keamanan masyarakat yang menggunakan layanan kesehatan di rumah sakit tersebut. (mg5)
